Selasa 22 Mar 2016 22:32 WIB

Malaysia akan Periksa Termuan Serpihan Pesawat Kemungkinan MH370

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Hazliansyah
Presiden Institut Penerbangan Sipil Mozambik Joao de Abreu memegang kepingan yang diduga milik Malaysia Airlines MH370 di Maputo, Kamis, 3 Maret 2016.
Foto: ADRIEN BARBIER/AFP
Presiden Institut Penerbangan Sipil Mozambik Joao de Abreu memegang kepingan yang diduga milik Malaysia Airlines MH370 di Maputo, Kamis, 3 Maret 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Otoritas Malaysia menyatakan akan mengirim tim untuk mengambil potongan serpihan yang ditemukan di sepanjang pantai selatan Afrika Selatan. Serpihan akan diperiksa apakah benar potongan tersebut milik pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak dua tahun yang lalu.

"Serpihan yang ditemukan dekat Kota Mosselbay pada Selasa bisa jadi merupakan jalur masuk logam penutup mesin pesawat berdasarkan laporan awal," kementerian transportasi Malaysia memberikan pernyataan, Selasa (22/3).

Otoritas Malaysia menambahkan, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi jika benar puing-puing itu milik MH370.

PesawatMH370 dengan tujuan Kuala Lumpur ke Beijing hilang pada 8 Maret 2014.

Pesawat ini mengangkut 239 penumpang dan awak. Bagian potongan pesawat ini terdampar di Pulau Reunion Prancis pada Juli 2015, tetapi kemudian tidak ada lagi jejak MH370 lainnya yang ditemukan.

Kemudian baru-baru ini Menteri Prasarana Australia Darren Chester menyatakan bahwa beberapa puing yang ditemukan di lepas pantai Mozambik, Afrika Tenggara, awal Maret 2016 akan dikirimkan ke Australia untuk diuji lebih lanjut.

Puing-puing tersebut dipercaya merupakan bagian dari pesawat  MH370.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement