Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Kamis, 15 Rabiul Akhir 1441 / 12 Desember 2019

Bos Polisi Filipina tak Menyesal Tewaskan Ribuan Penjahat Narkoba

Selasa 04 Okt 2016 17:05 WIB

Red: Ani Nursalikah

Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Presiden Filipina Rodrigo Duterte

Foto: AP Photo / Bullit Marquez

REPUBLIKA.CO.ID, LA UNION -- Kepala kepolisian Filipina Ronald Dela Rosa mengaku tak menyesal telah menembak mati ribuan penjahat narkotika di negaranya. Bahkan ketika berbicara di markas kepolisian daerah Luzon dia justru dihadiahi tiruan pedang yang digunakan aktor Mel Gibson dalam film Braveheart.

Bos polisi berdada bidang itu dihadiahi replika pedang Braveheart yang panjangnya hampir setinggi badannya. Lalu dari pengeras suara dia dimaklumatkan sebagai yang paling berani dari para pemberani.

Perang melawan narkoba yang dipimpin Dela Rosa atas arahan Presiden Rodrigo Duterte sejauh ini telah merenggut 3.400 orang hanya dalam kurun waktu tiga bulan.

Tur Dela Rosa ke Luzon, pulau terbesar dan paling banyak penduduknya di Filipina adalah upayanya menguatkan mental para polisi yang berada di garis depan perang melawan narkoba.

"Saya menyemangati mereka untuk menjalankan tugas. Kita sedang perang," kata dia kepada Reuters.

Pada 3 Oktober silam polisi mengaku telah menembak mati 1.375 orang sejak Presiden Duterte naik berkuasa 1 Juli lalu. Akibat ketegasannya melawan penjahat narkotika, Duterte dikecam masyarakat internasional, namun dipuja-puji oleh rakyatnya, dikutip Antara News.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA