Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Ribuan Orang Hadiri Solidaritas untuk Muslim di New York

Senin 20 Feb 2017 16:45 WIB

Rep: Dyah Ratna Meta Novia/ Red: Teguh Firmansyah

 Aksi I Am Muslim Too di Time Square, jantung kota New York, Ahad (20/2).

Aksi I Am Muslim Too di Time Square, jantung kota New York, Ahad (20/2).

Foto: dok. istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Lebih dari 1.000 orang memenuhi  Times Square di New York, Amerika Serikat, Ahad, (19/2). Mereka menggelar aksi massa solidaritas kepada umat Muslim.

Aksi massa ini diikuti oleh sejumlah pemimpin agama antara lain Imam Shamsi Ali dari  Jamaica Muslim Center, dihadiri oleh para rabi, imam, pastur, penganut  agama Sikh, penganut Budha, penganut Hindu, pastor, para politisi lokal dan advokat hak-hak sipil.

Aktris ternama Susan Sarandon turut hadir dalam aksi massa tersebut. Seperti dilansir CNN, Putri Hillary Clinton,  Chelsea Clinton melalui Twitter-nya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mengorganisir acara ini.

"Terima kasih kepada semua pihak yang mengorganisir acara ini #saya Muslim juga hari ini,  aksi massa solidaritas  Charlotte yang pertama, #tak ada larangan tak ada tembok tak ada serangan," tulisnya.

Presiden Foundation for Ethnic Understanding (FFEU) Rabi Marc Schneier mengatakan, hari ini ia Muslim. "Kita harus bergabung bersama di perempatan paling terkenal  di dunia Times Square, untuk membuat pernyataan bersama kapanpun saudara  Muslim kita dijelekkan, difitnah, didiskriminasi, dijadikan kambing hitam, korban kebencian, korban kekerasan, kita harus membela mereka. Makanya hari ini saya juga Muslim," katanya, seperti dilansir USA Today.

Aktivis Palestina Amerika Linda Sarsour mengatakan, ia tak pernah menyesal menjadi seorang Muslim. "Saya Muslim sepanjang hari dan setiap hari."

(Baca Juga: Tanggapan Muslim AS Atas Kemenangan Trump)

Ia tak merasa takut.  Sebab rasa takut adalah pilihan maka ia memilih untuk berani. "Hari ini saya meminta kalian semua warga New York untuk memilih berani menghadapi rasa takut," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA