Friday, 12 Jumadil Awwal 1440 / 18 January 2019

Friday, 12 Jumadil Awwal 1440 / 18 January 2019

Pasukan Israel Tembaki Warga Palestina di Dekat Ramallah

Senin 07 Jan 2019 14:47 WIB

Red: Nur Aini

Pasukan Israel (ilustrasi)

Pasukan Israel (ilustrasi)

Foto: Reuters/Baz Ratner
Pasukan Israel menyerbu Kota Al-Bireh.

REPUBLIKA.CO.ID, AlBIREH -- Sejumlah orang Palestina pada Ahad (6/1) cedera akibat ditembak peluru logam yang berlapis karet. Beberapa orang lainnya mengalami sesak napas saat bentrokan berkecamuk terus di Al-Bireh, dekat Ramallah.

Koresponden WAFA melaporkan, pasukan Israel menyerbu Kota Al-Bireh, menyerbu toko komersial di daerah tersebut, dan menyita gambar dari kamera keamanan, sehingga menyulut bentrokan dengan warga. Pasukan Israel menggunakan peluru logam yang dilapisi karet dan gas air mata terhadap warga, menembak dan melukai beberapa orang dengan peluru karet, kata Kantor Berita Palestina, WAFA. Beberapa orang Palestina juga menderita sesak napas akibat menghirup gas air mata.

Pada Ahad pagi, seorang anak yang berusia 16 tahun dilaporkan ditembak. Ia menderita luka parah akibat peluru logam yang berlapis karet selama penyerbuan militer Israel ke dalam Kota Al-Bireh. Penyerbuan militer Israel itu dilancarkan setelah satu bus Israel dibakar pada Sabtu malam di dekat permukiman Beit El.

Sementara itu, pesawat tempur Israel pada Ahad menyerang beberapa sasaran di Khan Hounis di bagian selatan Jalur Gaza dan sasaran lain di bagian utaranya. Hal itu menimbulkan kerusakan, tapi tidak merenggut korban.

Koresponden WAFA mengatakan, beberapa pesawat tempur menembakkan dua rudal ke satu lokasi di sebelah timur Khan Younis. Tembakan mengakibatkan kebakaran dan benar-benar menghancurkan tempat tersebut.

Beberapa helikopter Israel juga menembakkan rudal ke satu lokasi di sebelah timur Kota Gaza. Rudal menghancurkan wilayah itu dan membuat panik warga permukiman tersebut, terutama anak-anak. Sasaran ketiga diserang di Beit Hanoun di bagian utara Jalur Gaza dan senjata artileri mengebom satu daerah terbuka di sebelah timur Jabalya.

Israel menyatakan, serangan tersebut dilancarkan setelah beberapa orang Palestina menerbangkan balon yang dibakar ke dalam wilayah Israel Selatan. Padahal, balon itu jatuh tanpa mengakibatkan kerusakan atau melukai warga.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES