Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Dua Warga Palestina Tewas dalam Terowongan Perbatasan Rafah

Sabtu 21 Feb 2015 05:11 WIB

Rep: c84/ Red: Esthi Maharani

Wilayah Rafah di Palestina.

Wilayah Rafah di Palestina.

Foto: AP Photo/Eyad Baba

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Dua warga Palestina dilaporkan tewas dalam insiden terpisah di terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir pada Kamis (20/2). Sayap militer Hamas, Al-Qassam mengatakan salah satu pejuangnya tewas dalam misi militer di perbatasan Rafah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Al-Qasssam menyatakan Mohammed Abu Talal Matar (25), seorang anggotanya dari Rafah Barat, tewas dalam misi jihad, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, seperti dilansir Maan,Sabtu (21/2).

Berbeda dengan pernyataan Al-Qassam, Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan Abu Matar tewas dalam kecelakaan di salah satu terowongan.

Sementara itu, seorang pemuda Palestina, Abed al-Majid Othman (19), juga tewas pada Kamis setelah tanpa sengaja tersetrum di dalam terowongan tersebut.

Juru bicara untuk pasukan pertahanan sipil Jalur Gaza, Mohammed al-Midana, mengatakan Othman berasal dari Deir al-Balah di Gaza tengah.

Terowongan di perbatasan Rafah memang menjadi satu-satunya jalan bagi keluar masuknya barang untuk warga Gaza yang terus berada dalam tekanan menyusul blokade Israel sejak 2007 lalu.

Tidak hanya Israel, pembatasan serta kebijakan yang dilakukan Pemerintah Mesir di perbatasan tersebut juga semakin menyulitkan warga Gaza yang ingin membangun kembali kota mereka setelah diserang oleh Israel pada tahun lalu.

Tentara Mesir mulai menghancurkan sejumlah terowongan menyusul serangan yang menewaskan sejumlah tentaranya di Semenanjung Sinai setelah penggulingan Presiden Mesir Mohammed Mursi.

Tentara Mesir mengklaim telah menghancurkan lebih dari 1.600 terowongan sejak Mursi digulingkan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA