Rabu 22 Nov 2017 13:43 WIB

John Kerry: Israel tidak Tertarik Berdamai dengan Palestina

Rep: Marniati/ Red: Ani Nursalikah
Mantan menteri luar negeri AS John Kerry
Foto: EPA/NICOLAS ASFOURI/POOL
Mantan menteri luar negeri AS John Kerry

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mantan menteri luar negeri AS John Kerry melancarkan serangan ke Israel dengan mengklaim pemerintah di Tel Aviv tidak berminat mendorong perdamaian dengan Palestina.

Dilansir dari Middle East Monitor, Selasa (21/11), komentar yang dibuat oleh mantan calon presiden AS ini terungkap dalam sebuah rekaman yang diterbitkan saluran Channel 10 di mana Kerry memuji orang-orang Palestina atas sikapnya terhadap provokasi Israel.

"Orang-orang Palestina telah melakukan pekerjaan luar biasa yang tetap berkomitmen tidak melakukan kekerasan. Dan faktanya saat pelepasan diri (intifadah) 2015 terjadi, mereka tidak melakukan kekerasan di Tepi Barat," kata Kerry.

Ia mengatakan, hal ini diabaikan oleh populasi umum Israel karena mayoritas kabinet yang saat ini berada di pemerintahan Israel telah mengumumkan mereka tidak pernah sepakat untuk sebuah negara Palestina.

Kerry mengisyaratkan konsesi yang dibuat atas nama keamanan Israel tidak melakukan apa pun untuk mengakhiri pendudukan Israel dan meramalkan perjuangan Palestina akan berkembang menjadi gerakan hak-hak sipil.

Menggambarkan langkah-langkah yang diambil untuk melindungi keamanan Israel dia menyebutkan Raja Abdullah dari Yordania menerima gagasan menerima pasukan Israel di sebuah bandara di Yordania. Komentar Kerry sejalan dengan pidatonya Desember lalu, di mana dia memperingatkan proses perdamaian Timur Tengah terancam karena keengganan Israel menunda pembangunn pemukiman dan tindakan pemukim Yahudi yang dinilai sering merugikan rakyat Palestina.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement