Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Serangan Hizbullah Tewaskan Dua Tentara Israel

Kamis 29 Jan 2015 14:49 WIB

Rep: C84/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Hizbullah, sayap militer yang berhasil mengusir Israel dari Lebanon pada 2006 silam.

Hizbullah, sayap militer yang berhasil mengusir Israel dari Lebanon pada 2006 silam.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM -- Serangan rudal Hizbullah dilaporkan telah menewaskan dua tentara Israel di sepanjang perbatasan Lebanon pada Rabu (28/1). Serangan itu diyakini sebagai balasan Hizbullah atas tewasnya enam pejuangnya dan seorang jenderal Iran yang dihantam rudal Israel pada pekan lalu.

Ketegangan Israel-Libanon yang terus meningkat beberapa hari terakhir menjadi yang terparah sejak perang pada 2006 lalu. Kedua belah pihak menjadikan melindungi warganya sebagai alasan untuk memulai perang.

"Ini adalah pertarungan yang sangat halus, karena kedua belah pihak ingin merespon cukup keras bahwa mereka tidak ingin dianggap lemah, dan tidak terlalu sulit untuk memulai perang," kata Benedetta Berti, Lembaga Studi Keamanan Nasional Israel, seperti dilansir New York Times, Kamis (29/1).

Hizbullah, gerakan Syiah Lebanon yang didukung oleh Iran, telah berada di bawah tekanan kuat untuk kembali fokus pada misi utama memerangi Israel setelah dua tahun membantu memerangi pemerintah Suriah dari kelompok pemberontak. 

Di Libanon, beberapa ahli mengatakan serangan Hizbullah tampaknya dirancang untuk memaksimalkan publisitas agar menyenangkan Iran. Seorang diplomat Barat menyatakan serangan tersebut diyakini sebagai jawaban Hizbullah bahwa mereka mampu menanggapi tantangan yang diajukan Israel.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA