Sabtu 02 Jun 2018 22:33 WIB

Raja Salman Ganti Menteri Tenaga Kerja Saudi

Angka pengangguran di Saudi telah menyentuh 12,8 persen.

Raja Salman
Foto: Reuters
Raja Salman

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Raja Arab Saudi Salman mengganti menteri tenaga kerja, Sabtu (2/6). Ia  juga membentuk badan baru pemerintahan guna memperkenalkan kebudayaan modern Saudi.

"Pengusaha swasta Ahmed bin Suleiman al-Rajhi diangkat menjadi menteri tenaga kerja dan pembangunan masyarakat, menggantikan Ali bin Nasser al-Ghafis," kata perintah kerajaan, yang diterbitkan media pemerintah.

Salah satu tantangan Rajhi adalah menciptakan lapangan pekerjaan bagi ratusan ribu warga Saudi yang menganggur. Ini juga menjadi pekerjaan rumah Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang mengawasi kebijakan ekonomi  negara penghasil minyak dunia terbesar itu. Saat ini angka pengangguran di Saudi menyentuh 12,8 persen.

Negara Teluk Arab tersebut berusaha bertahun-tahun menciptakan lapangan kerja bagi warganya. Saudi menargetkan 1,2 juta pekerjaan pada 2022. "Itu demi mengurangi pengangguran hingga 9 persen," kata pejabat tinggi kementerian tenaga kerja.

Penunjukan Rajhi, menyusul tren pemberian jabatan ke orang-orang dari sektor swasta di puncak pemerintahan, termasuk menteri perumahan dan pejabat pertahanan senior. Selama ini Rajhi memimpin Dewan Kamar Dagang Saudi dan merupakan keturunan dari miliarder bankir Islam.

Steffen Hertog dari London School of Economics mengatakan langkah itu kemungkinan juga ditujukan untuk membangun kembali kepercayaan dengan komunitas bisnis yang telah frustrasi oleh laju cepat reformasi ekonomi dan pembersihan anti-korupsi tahun lalu.

Di bawah kampanye rahasia tahun lalu, sejumlah bangsawan dan pebisnis top ditahan selama berbulan-bulan di Hotel Ritz-Carlton di Riyadh. Sebagian besar dibebaskan setelah mencapai penyelesaian dengan pemerintah.

Putra mahkota yang memiliki pemikiran reformasi ingin Saudi tak lagi bergantung dari ekspor minyak. Ia juga membuka gaya hidup baru dengan cara mengurangi aturan sosial yang ketat serta mempromosikan hiburan di kerajaan Muslim yang sangat konservatif imi.

Raja Salman pada Sabtu juga menunjuk Abdullatif bin Abdulaziz bin Abdulrahman Al-Sheikh menjadi menteri urusan, panggilan dan bimbingan Islam. Ia sebelumnya mengepalai polisi syariah kerajaan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement