Selasa 18 Sep 2018 22:51 WIB

Ekspedisi Saudi-Prancis Temukan Situs Ratusan Ribu Tahun

Temuan itu mengingatkan kembali keberadaan zaman batu atau periode Paleolitik

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Esthi Maharani
 Salah satu situs arkeologi di sekitar Riyadh / ilustrasi
Foto: SPA
Salah satu situs arkeologi di sekitar Riyadh / ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH — Sebuah ekspedisi Arab Saudi-Prancis berhasi mengungkap situs arkeologi yang diduga berusia lebih dari 100 ribu tahun di Riyadh selatan. Situs tersebut berlokasi di tengah gunung di Riyadh selatan, Provinsi Kharj.

Dilansir di Arab News pada Senin (17/9), ekspedisi itu beroperasi di bawah mandat Otoritas Nasional untuk Pariwisata dan Warisan Nasional. Survei lapangan dilakukan di wilayah pegunungan. Temuan itu mengingatkan kembali keberadaan zaman batu atau periode Paleolitik di Provinsi Al-Kharj, sekitar 100 ribu tahun lalu.

Laporan Saudi Press Agency mengatakan temuan itu adalah kali pertama situs dari periode Paleolitik ditemukan di Provinsi Al-Kharj. Tim peneliti menemukan sisa-sisa tembikar pecah, dan gelang yang terbuat dari kaca patri.

Selain itu, tim peneliti juga menemukan situs Ain Dalea, di selatan Al Kharj sebagai bukti adanya permukiman manusia awal sejak 5.000 tahun yang lalu. Ekspedisi itu beranggotakan 18 orang ilmuan dan arkeolog dari Arab Saudi dan Prancis.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement