Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Selasa, 16 Safar 1441 / 15 Oktober 2019

Anggota Dibebaskan, Taliban Apresiasi Pemerintah Afghanistan

Rabu 12 Jun 2019 02:10 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Friska Yolanda

Ilustrasi Kelompok Taliban

Ilustrasi Kelompok Taliban

Foto: Foto : MgRol112
Pemerintah Afghanistan membebaskan hampir 900 narapidana dari berbagai penjara.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Kelompok Taliban mengapresiasi keputusan Pemerintah Afghanistan membebaskan hampir 900 narapidana Taliban dari berbagai penjara dalam rangka Idul Fitri. Apresiasi tersebut sangat jarang diberikan kepada Pemerintah Afghanistan.

“Memberikan hak kebebasan kembali kepada para narapidana adalah langkah yang baik, kami berharap semua warga negara itu dibebaskan seperti juga mereka yang ditangkap atau ditahan selama bertahun-tahun karena informasi intelijen atau laporan yang salah,” kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahed pada Selasa (11/6), dikutip laman Anadolu Agency.

Penasihat Keamanan Nasional Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hamdullah Mohib, mengatakan keputusan membebaskan 887 narapidana Taliban sejalan dengan tuntutan perwakilan rakyat di Loya Jirga (pertemuan konsultasi besar) untuk perdamaian pada April.

Taliban diketahui menolak menjalin perundingan perdamaian dengan perwakilan pemerintahan Ashraf Ghani. Sebab mereka menilai, pemerintahan saat ini adalah boneka. Taliban menganggap musuh sebenarnya yang mereka hadapi adalah Amerika Serikat (AS).

Oleh sebab itu, Taliban lebih memilih melakukan perundingan dengan utusan atau perwakilan AS. Proses perundingan telah berlangsung sebanyak beberapa putaran. Namun belum ada hasil signifikan yang tercapai guna mengakhiri konflik di Afghanistan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA