Rabu 03 Oct 2012 06:53 WIB

Organisasi Kemanusiaan se Dunia Bahas Rohingya

Rep: Adi Wicaksono/ Red: Dewi Mardiani
Pengungsi etnis Rohingya di kamp pengungsi Baw Pha Du di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Myanmar, Rabu, (1/8).
Foto: Khin Maung Win/AP
Pengungsi etnis Rohingya di kamp pengungsi Baw Pha Du di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Myanmar, Rabu, (1/8).

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Dukungan internasional terhadap penderitaan Muslim Rohingya di Myanmar semakin meningkat. Organisasi kemanusiaan dari seluruh dunia mengadakan pertemuan di Doha, Qatar, untuk membahas solusi persoalan yang menimpa etnis itu.

Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) bidang kemanusiaan, Atta Al Mannan Bakhit, mengatakan pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan serupa di Malaysia, akhir Agustus lalu. Pertemuan ini adalah yang pertama digelar di negara Arab terkait isu kemanusiaan di Myanmar.

"Pertemuan ini akan dihadiri sekitar 30 organisasi regional dan internasional," kata Bakhit seperti dilansir kantor berita Kuwait (KUNA), Selasa (2/10).

Dalam pertemuan tersebut, lanjut dia, akan dibahas laporan-laporan soal situasi terkini di negara bagian Arakan tempat terjadinya konflik antara etnis Rakhine dan Rohingya. Pertemuan itu juga ditujukan untuk menggalang opini publik terkait memburuknya situasi kemanusiaan di Myanmar.

"Pertemuan ini sangat penting untuk kordinasi antar organisasi yang tertarik dengan isu Muslim Rohingya sekaligus untuk menentukan langkah-langkah praktis yang dibutuhkan," imbuh CEO Lembaga Amal Qatar Yusuf Al Kuwari.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement