Ahad 29 Jan 2012 22:33 WIB

Ha'aret: Zionis Manfaatkan Isu Nuklir Iran untuk Alihkan Kejahatan Mereka

erdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak
Foto: presstv
erdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak

REPUBLIKA.CO.ID, Harian Ha'aret, surat kabar yang terbit di Israel menyatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Ehud Barak telah menggunakan isu program nuklir Iran untuk mengalihkan perhatian dunia dari kejahatan Zionis di Timur Tengah, terutama Palestina.

Dalam tajuknya, Ha'aret menegaskan, Netanyahu dam Barak, telah mengubah program nuklir Iran menjadi sebuah "taktik yang mengesankan" untuk mengalihkan perhatian dari kebijakan pemukiman dan kelangsungan pendudukan Zionis di Palestina.

Zionis telah memperluas bangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Sepanjang 2011, pembangunan ilegal itu meningkat 19 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.  Rezim Israel telah berulang kali dikritik oleh masyarakat internasional atas kegiatan pemukiman ilegal di tanah Palestina yang mereka diduduki.

"Dia (Netanyahu) telah mengambil keuntungan dari keasyikan Presiden Barack Obama dengan pemilu presiden AS dan ketakutan Obama atas hak Yahudi," demikian bunyi tajuk itu.

Amerika Serikat, Israel dan beberapa sekutunya menuduh Tehran mengejar tujuan militer dalam program nuklirnya. AS dan Uni ropa telah menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Iran. Bahkan, AS dan sekutunya mengancam akan melakukan serangan militer untuk menutup aktivitas nuklir Iran.

Iran telah membantah semua tuduhan itu. Negara Para Mullah itu telah menandatangani fakta Non-Proliferasi nuklir dan menjadi anggota  Badan Energi Atom Internasional. Atas dasar itulah, Iran berhak untuk menggunakan teknologi nuklir demi tujuan damai.

sumber : presstv
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement