Senin 03 Sep 2012 08:09 WIB

Pengungsi Suriah Makin Banyak, Jordania Minta Bantuan Dunia

 Pengungsi Suriah melaksanakan shalat Idul Fitri di Amman, Yordania, Ahad (19/8). (Ali Jarekji/Reuters)
Pengungsi Suriah melaksanakan shalat Idul Fitri di Amman, Yordania, Ahad (19/8). (Ali Jarekji/Reuters)

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Menteri Luar Negeri Jordania, Nasser Judeh, Ahad (2/9), mengatakan jumlah pengungsi Suriah yang memasuki Jordania sejak awal 2011 hingga kini melampaui 180.000 orang. Demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam sebuah pertemuan dengan utusan Inggris untuk oposisi Suriah, John Wilkes, di Ibu Kota Jordania, Amman. Judeh mengkaji konsekuensi dari krisis Suriah terhadap Jordania.

Judeh mengatakan Jordania akan terus menyediakan layanan kepada pengungsi Suriah yang meninggalkan negara mereka ke Kerajaan itu. Mereka akan menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan kendati negara tersebut sedang menghadapi kesulitan ekonomi.

Judeh menyeru masyarakat internasional agar membantu Jordania sehingga negara tersebut bisa terus memberi layanan dan bantuan kepada pengungsi Suriah. Selama pertemuan itu, Judeh mengatakan Jordania menggaris-bawahi pentingnya penyelesaian politik bagi krisis di Suriah.

Dia menekankan perlunya menghentikan kerusuhan di negara tetangganya tersebut.

sumber : Antara/Xinhua-0ANA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement