REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Menteri Luar Negeri Jordania, Nasser Judeh, Ahad (2/9), mengatakan jumlah pengungsi Suriah yang memasuki Jordania sejak awal 2011 hingga kini melampaui 180.000 orang. Demikian laporan kantor berita resmi Jordania, Petra.
Pernyataan tersebut diungkapkan dalam sebuah pertemuan dengan utusan Inggris untuk oposisi Suriah, John Wilkes, di Ibu Kota Jordania, Amman. Judeh mengkaji konsekuensi dari krisis Suriah terhadap Jordania.
Judeh mengatakan Jordania akan terus menyediakan layanan kepada pengungsi Suriah yang meninggalkan negara mereka ke Kerajaan itu. Mereka akan menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan kendati negara tersebut sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
Judeh menyeru masyarakat internasional agar membantu Jordania sehingga negara tersebut bisa terus memberi layanan dan bantuan kepada pengungsi Suriah. Selama pertemuan itu, Judeh mengatakan Jordania menggaris-bawahi pentingnya penyelesaian politik bagi krisis di Suriah.
Dia menekankan perlunya menghentikan kerusuhan di negara tetangganya tersebut.