Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Masuk ke Pasar Telepon Pintar Brasil, Ini Upaya Huawei

Jumat 19 Apr 2019 10:17 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Budi Raharjo

Huawei

Huawei

Foto: EPA
Brasil merupakan pasar Amerika Latin yang langka bagi Huawei

REPUBLIKA.CO.ID, SAO PAULO -- China Huawei Technologies masih melakukan upayanya untuk masuk ke pasar telepon pintar di Brasil. Setelah gagal dengan menawarkan telpon pintar murah, Huawei mencoba merebut pasar telepon pintar di Brasil dengan meuncurkan dua hand set kelas atas bulan ini.

Langkah itu dinilai akan membawa Huawei melampaui perannya saat ini di Brasil sebagai pemasok peralatan jaringan telepon pintar untuk bersaing dengan Samsung atau Lenovo yang mendominasi di Brasil. “Brasil adalah pasar dengan peluang yang sangat signifikan bagi Huawei dan kami memiliki portofolio kompetitif untuk memenuhi harapan konsumen,” Kata Wakil Presiden Pemasaran Huawei Ketrina Dunagan, dikutip dari Reuters, Kamis (18/4).

Rencana Huawei tersebut dinilai menjadi kebangkitan perusahaan-perusahaan Cina yang berkembang di sektor teknologi selain fokus pada komoditas dan infrastruktur. Sebab, Brasil merupakan pasar Amerika Latin yang langka bagi Huawei yang masih absen dari penjualan telepon pintar di sana.

Sebelumnya, Huawei pertama kali meluncurkan telepon pintar di Brasil pada 2014 namun akhirnya dihentikan karena sepinya peminat. Sekarang, Huawei berencana untuk mengimpor dua perangkat premium dari Seri P30 baru yang dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi.

“Strategi komersial benar-benar berbeda kali ini karena merek tersebut masih belum diketahui oleh orang Brasil,” kata seorang sumber.

Sumber tersebut mengungkapkan kali ini Huawei mencari perusahaan mencari mitra dengan rantai ritel yang menjual lebih dari dua pertiga handset. Dia mengatakan akan banyak model mutakhiryang akan membantu Huawei memikat perhatian pembeli di Brasil.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA