Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Friday, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 December 2019

Palestina: Tentara Israel Usir Jamaah di Masjid Al-Aqsha

Senin 13 May 2019 05:29 WIB

Rep: KAMRAN DIKARMA, RIZKY JARAMAYA/ Red: Elba Damhuri

Kompleks Masjid Al Aqsha.

Kompleks Masjid Al Aqsha.

Foto: AP
Pengusiran tentara Israel atas jamaah Masjid Al-Aqsha saat gencatan senjata berjalan.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM – Pasukan Israel menyerbu Masjid al-Aqsha, Yerusalem, Palestina, pada Ahad (12/5) dini hari waktu setempat. Mereka mengusir jamaah yang sedang berada di dalam dan di sekitar area masjid.

Dilaporkan laman Ma'an News Agency, seorang saksi mata mengungkapkan pasukan dan polisi Israel bersenjata lengkap menyerbu Masjid al-Aqsha sekitar setengah jam setelah berakhirnya shalat tarawih. Sekitar 50 jamaah yang masih berada di kompleks masjid dipaksa keluar.

Menurut saksi tersebut, pasukan Israel juga sempat melontarkan ancaman bahwa para jamaah akan dilarang memasuki kompleks al-Aqsha dalam rentang waktu yang lama. Pelarangan itu akan dilakukan jika mereka menolak hengkang dari masjid.

Ketegangan di sekitar kompleks Masjid al-Aqsha memang kerap terjadi. Pada Februari lalu misalnya, situasi di sana memanas setelah pasukan Israel memutuskan menutup semua gerbang menuju situs suci ketiga umat Islam tersebut.

Tak hanya menutup akses, pasukan Israel pun sempat menyerang sejumlah Muslim yang sedang menunaikan shalat di masjid. Kejadian itu dikecam oleh Palestina. Namun, otoritas Israel tak memberi keterangan resmi tentang alasan di balik tindakannya.

Tahun lalu, Israel beberapa kali melakukan hal yang sama dengan dalih keamanan. Pada Juli 2017, Israel bahkan sempat memasang detektor logam di gerbang menuju kompleks al-Aqsha.

Hal itu dilakukan setelah terjadi aksi penikaman oleh tiga warga Palestina terhadap dua personel polisi Israel hingga tewas. Ketiga warga Palestina itu pun akhirnya meninggal setelah ditembak pasukan Israel.

Pemasangan detektor logam di Masjid al-Aqsha diprotes keras oleh warga Palestina. Mereka menilai tindakan Israel itu mengintervensi kegiatan peribadahan umat Muslim. Mereka pun menolak untuk memasuki Masjid al-Aqsha.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA