Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Festival Balon Wonosobo Diharapkan Tarik Wisatawan

Sabtu 15 Jun 2019 16:03 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Warga menerbangkan balon udara saat mengikuti Festival Balon Ponorogo 2019 di Desa Nongkodono, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (12/6/2019).

Warga menerbangkan balon udara saat mengikuti Festival Balon Ponorogo 2019 di Desa Nongkodono, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (12/6/2019).

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Homestay di Wonosobo laris manis berkat festival ini.

REPUBLIKA.CO.ID, WONOSOBO -- Festival balon udara bertajuk Java Traditional Balloon Festival digelar di Lapangan Desa Pagerejo, Kretek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Festival ini diharapkan dapat menarik wisatawan berkunjung ke Wonosobo, kata pejabat berwenang bidang kepariwisataan.

"Alhamdulillah sejak kemarin banyak wisatawan dari luar kota telah berdatangan sehingga sejumlah ''homestay'' di desa ini penuh," kataKepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, di Wonosobo, Sabtu (15/6).

Ia menyebutkan ada sebanyak 80 penginapan yang disiapkan masyarakat. Semuanya dipenuhi pengunjung yang ingin menyaksikan festival balon udara yang diselenggarakan pada Sabtu pagi. Ia menyebutkan pengunjung dari luar kota tersebut, antara lain dari Jakarta, Pekalongan, Jawa Timur, dan Yogyakarta

"Semua 'homestay' penuh, karena memang kita setting harganya murah, satu orang Rp100 ribu dapat makan tiga kali," katanya.

Namun pihaknya belum merasa puas, karena festival ini belum bisa mendatangkan wisatawan asing. Menyinggung banyak balon tidak bisa terbang, bahkan beberapa di antaranya robek karena angin terlalu kencang.

Baca Juga

Dia menuturkan dengan pengalaman ini akan dilakukan evaluasi, tetapi paling tidak tahun ini pihaknya sudah bisa mengangkat kawasan Pagerejo yang merupakan desa wisata di kawasan Gunung Sindoro.

Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengatakan pemilihan Desa Pagerejo sebagai tempat "Java Traditional Balloon Festival" memiliki alasan tersendiri. Alasannya yakni untuk mengenalkan potensi dan mempromosikan destinasi wisata khas Pegunungan Sindoro ini.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA