Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Bank Dunia Sebut Pemilu RI Dapat Dicontoh Negara ASEAN

Senin 01 Jul 2019 11:50 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Ketua KPU Arief Budiman (tengah) didampingi para Komisioner KPU menyampaikan keterangan pers terkait hasil sidang putusan MK terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Ketua KPU Arief Budiman (tengah) didampingi para Komisioner KPU menyampaikan keterangan pers terkait hasil sidang putusan MK terkait perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bank Dunia menilai Indonesia mampu menunjukkan kebijakan makroprudensial hati-hati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Pesta demokrasi di Indonesia telah usai digelar. Pesta lima tahunan sekali ini mampu menarik perhatian termasuk dunia.

Salah satunya Bank Dunia, menyebut pesta demokrasi yang diselenggarakan dunia mampu mencatatkan perjalanan sejarah di dunia. Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Rodrigo Chaves mengatakan Indonesia berhasil menyelenggarakan Pemilu terbesar dengan bebas dan damai.

"Pencapaian per April 2019 Pemilu di Indonesia disebut sebagai pemilu terbesar karena banyak kandidat lebih dari 170 juta penduduk memilik dengan bebas dan damai," ujarnya saat acara Oceans of Opportunity di Energi Building, Jakarta, Senin (1/7).

Menurutnya keberhasilan Indonesia yang mampu menyelengggarakan pesta demokrasi secara serentak mampu menjadikan contoh negara demokratis di kawasan ASEAN.

"Sifat negara demokratis di kawasan ASEAN mamlu ditunjukkan oleh Indonesia. Setidaknya resep negara sejahtera akan dicapai Indonesia," ucapnya.

Tak hanya itu, Rodrigo menyebut dalam waktu beberapa terakhir Indonesia mampu menunjukkan kebijakan makroprudensial secara kehati-hatian, sehingga mampu menghasilkan ekonomi yang stabil.

"Hasil rangka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahan guncangan baik pada tingkat lapangan kerja, pengangguran, kemiskinan di bawah 10 persen. Pencapaian ini berhasil dalam periode penuh guncangan global yang ada," ungkapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA