Ahad 21 Jul 2019 09:09 WIB

Ingin Kencani Pramugari, Pria Serbia Buat Ancaman Bom Palsu

Ajakan kencan pria Serbia itu ditolak pramugari masakpai Lufthansa.

Pesawat Lufthansa
Foto: AP
Pesawat Lufthansa

REPUBLIKA.CO.ID, BEOGRAD -- Seorang lelaki Serbia yang berusia 65 tahun mengaku di pengadilan ia menyampaikan ancaman bom palsu melalui telepon untuk mencegah pramugari maskapai Lufthansa meninggalkan negerinya, Sabtu (20/7). Pria itu berharap pramugari tersebut mau berkencan dengan dia.

Gara-gara ulahnya, 130 penumpang dan lima anggota awak penerbangan diungsikan dari pesawat LH 1411 pada Kamis (18/7), sebelum pesawat tersebut lepas-landas dalam penerbangan dari Beograd menuju Frankfurt. Pesawat itu dipindahkan dari landasan pacu sehingga satuan polisi khusus bisa menggeledahnya.

Baca Juga

Seorang juru bicara untuk jaksa mengatakan kepada media Serbia, penuntut telah meminta pengadilan agar menahan lelaki itu sambil menunggu tuntutan atas perbuatan yang mengakibatkan panik dan kekacauan.Lelaki tersebut mengatakan kepada pengadilan ia telah bertemu dengan dua pramugari pesawat dan mengundang mereka untuk makan malam, tapi mereka menolak.

Ia terutama tertarik pada salah satu dari mereka. Setelah ia gagal menemukan pramugari itu di hotelnya, ia melakukan upaya sia-sia terakhir untuk mencegah pramugari tersebut pergi dengan menelepon mengenai ancaman bom. Polisi melacak telepon tersebut dan lelaki itu ditangkap sehari kemudian.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement