Senin 16 Sep 2019 07:58 WIB

Boris Johnson Ibaratkan Dirinya Hulk Bagi Brexit

Johnson menekankan kebulatan tekad membawa Inggris keluar dari Uni Eropa.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
Foto: AP Photo/Matt Dunham
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengibaratkan dirinya sebagai tokoh karakter komik "The Incredible Hulk" dalam sebuah wawancara dengan surat kabar. Ia menekankan kebulatan tekad membawa Inggris keluar dari Uni Eropa (EU) pada 31 Oktober.

Surat kabar Mail on Sunday melaporkan Johnson menyebut ia akan menemukan cara menghindari suara parlemen yang memintanya menunda Brexit dibanding menyetujui Brexit tanpa perjanjian. "Semakin marah Hulk, semakin kuat ia. Hulk selalu bisa menghindar, tak peduli seketat apa pun hal yang mengikatnya, dan seperti itulah keadaan negara ini. Kami akan keluar pada 31 Oktober," kata Johnson.

Baca Juga

Parlemen Inggris telah berulang kali menolak usulan Brexit pendahulu Johnson, Theresa May. Bulan ini, parlemen menolak usulan Brexit tanpa perjanjian yang memicu kemarahan rakyat Inggris yang memberikan suara untuk Brexit sejak tiga tahun yang lalu.

Johnson ingin memanfaatkan kemarahan itu untuk memenangkan suara mayoritas pada pemilihan nasional, namun upayanya digagalkan oposisi yang ingin terlebih dulu memastikan Inggris tidak akan keluar dari EU tanpa adanya perjanjian pada 31 Oktober. Partai Liberal Demokrat, yang mempunyai 18 kursi dari 650 kursi parlemen, pada Ahad (15/9), menawarkan suara bagi mereka yang tetap menginginkan Inggris berada di EU.

Hal ini semakin menguatkan sikap anti-Brexit dan berjanji akan menyudahi prosesnya jika menang dalam pemilihan. "Jika rakyat masuk ke dalam pemerintahan sebagai pemerintah mayoritas, partai 'Stop Brexit', maka menyudahi Brexit adalah apa yang akan didapat," kata ketua partai Jo Swinson.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement