Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Thursday, 17 Rabiul Awwal 1441 / 14 November 2019

Jumlah Korban Penembakan di Texas Barat Bertambah

Senin 02 Sep 2019 04:08 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Andri Saubani

Lokasi penembakan di Texas

Lokasi penembakan di Texas

Foto: Mark Rogers/Odessa American via AP
Pelaku penembakan ditembak mati oleh petugas kepolisian.

REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS-- Korban tewas penembakan senjata di Texas Barat Amerika Serikat (AS) bertambah menjadi tujuh orang pada Ahad (1/9). Pihak berwenang belum menyebutkan nama korban atau penembak. Mereka hanya mengatakan pelakunya adalah pria kulit putih berusia 30-an.

Ada 21 orang terluka dalam kejadian ini. Di antara mereka adalah seorang gadis berusia 17 bulan bernama Anderson Davis. Menurut kampanye penggalangan dana daring yang dibuat oleh keluarganya, Davis tertembak di bagian wajahnya.

Seperti dilansir Reuters, Ahad (1/9), tiga petugas polisi ditembak dan terluka. Satu polisi dari Midland, satu dari Odessa, dan satu polisi negara bagian Keselamatan Publik. Polisi tersebut terdaftar dalam kondisi stabil.

Polisi sebelumnya mengatakan lima orang, termasuk pria bersenjata itu, tewas dalam penembakan itu. Serangan penembakan itu yang dimulai dengan penghentian lalu lintas dan berakhir ketika pelaku penembakan ditembak mati oleh petugas kepolisian di tempat parkir sebuah kompleks bioskop di Odessa, Texas.

Insiden penembakkan itu terjadi selang 22 orang tewas di Walmart atau sekitar 255 mil sebelah barat Midland di kota El Paso, Texas pada 3 Agustus. Presiden AS Donald Trump menyebut penembak di Odessa-Midland sebagai orang yang sakit jiwa.

Namun, ia juga mengatakan pemeriksaan latar belakang terhadap pembeli senjata tidak akan mencegah kekerasan senjata di AS baru-baru ini. Dalam sambutannya pada Ahad (1/9), Trump mengatakan dia akan bekerja dengan Demokrat dan Partai Republik tentang legislasi senjata ketika Kongres kembali bulan ini.

“Saya pikir Anda akan melihat beberapa hal menarik datang,” ujar Trump.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA