Ahad 19 Jan 2020 05:35 WIB

Australia Dilanda Banjir Saat Berjuang Atasi Kebakaran

Hujan menyebabkan banjir tetapi memandamkan puluhan kebakaran di Australia.

Red: Nur Aini
Banjir di Australia
Foto: Reuters
Banjir di Australia

REPUBLIKA.CO.ID, NEW SOUTH WALES -- Badai petir melanda wilayah pantai timur Australia pada Sabtu pagi (18/1) menyebabkan penutupan ruas jalan dan banjir. Namun negara tersebut masih berjuang melawan hampir 100 kebakaran hutan dan beberapa daerah terdampak yang masih mengalami kemarau.

Victoria, New South Wales dan Queensland, menjadi negara paling parah yang mengalami kebakaran hutan yang hingga kini menewaskan 29 orang. Kebakaran merusak lebih dari 2.500 rumah dan menghanguskan jutaan are lahan, yang kini sedang menghadapi hujan.

Baca Juga

Sejumlah jalan utama di Queensland ditutup pada Sabtu pagi, dengan negara bagian tersebut mengalami hujan terparah yang pernah dialami oleh Australia selama beberapa bulan. Sementara aliran listrik terputus di sejumlah wilayah New South Wales setelah angin kencang semalam.

"Hujan lebat dan intens mereda, namun hujan disertai badai petir masih mungkin terjadi hingga akhir pekan," demikian cicitan Badan Meteorologi di Queensland, Sabtu.

"Hati-hati di jalan, jika banjir, lupakan saja."

Wilayah selatan Queensland menyaksikan curah hujan bulanan tiga kali lipat pada Jumat malam. Tidak ada laporan kerusakan, kendati beberapa daerah penduduk terendam dan banyak taman dan tempat wisata negara bagian tersebut ditutup.

Dinas kebakaran New South Wales menyambut hujan, yang akan membantu mengendalikan 75 kebakaran di negara bagian tersebut, yang 25 di antaranya belum teratasi. Pihaknya juga menyebutkan bahwa beberapa lokasi kebakaran belum diguyur hujan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement