Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Thursday, 16 Sya'ban 1441 / 09 April 2020

Trump Tuding Media Perlihatkan Virus Corona Seburuk Mungkin

Kamis 27 Feb 2020 07:50 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

President Amerika Serikat, Donald Trump

President Amerika Serikat, Donald Trump

Foto: AP
Trump menuding pemberitaan virus corona mengguncang pasar finansial.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) menuduh dua saluran televisi kabel memperlihatkan virus corona seburuk mungkin untuk mengguncang pasar finansial. Sementara pejabat kesehatan publik memperingatkan masyarakat AS untuk bersiap menghadapi wabah.

Baca Juga

Di media sosial Twitter, Trump menulis stasiun televisi CNN dan MSNBC ingin membuat pasar keuangan panik. Kedua stasiun televisi tersebut memang kerap mengkritik Trump dan pemerintahannya.

"(Mereka) melakukan segalanya untuk membuat (virus corona) seburuk mungkin, termasuk membuat panik pasar," cicit Trump, Kamis (27/2).

Trump yang maju lagi untuk periode kedua dalam pemilihan presiden pada November mendatang tidak mengatakan apa yang ia tidak sukai dari liputan dua stasiun televisi itu. Ia dikabarkan akan segera menggelar konferensi pers mengenai virus corona.

Pejabat dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS mengatakan penyebaran virus di seluruh dunia meningkatkan kekhawatiran virus juga akan merebak di AS. Belum diketahui kapan hal itu mungkin terjadi atau jika terjadi akan seberapa parah dampaknya bagi AS.

Karena disrupsi terhadap rantai pasokan barang dan ekonomi yang disebabkan virus corona semakin mengkhawatirkan, maka beberapa hari terakhir pasokan global mengalami kemerosotan. Tidak mengejutkan bila kecemasan semakin meningkat. Pasalnya virus itu telah menginfeksi 80 ribu orang dan menewaskan lebih dari 2.700 jiwa.

Pada Rabu (26/2), indeks utama Wall Street naik 1 persen setelah mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut. Jatuhnya pasar saham menjadi tanda peringatan bagi Trump.

Sebab menurutnya kesehatan ekonomi menjadi barometer keberhasilan kampanye pemilihan presiden untuk periode kedua. Dalam kunjungannya ke India, Trump memuji pejabat kesehatan AS di saat yang sama ia meremehkan potensi dampak virus corona terhadap Amerika. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA