Jumat 05 Jun 2020 20:12 WIB

Pulihkan Ekonomi, Malaysia Umumkan Paket Inisiatif Rp 114 T

Pemerintah Malaysia telah menerima sumbangan uang tunai melalui tabungan sumbangan.

PM Malaysia Muhyiddin Yassin
Foto: EPA
PM Malaysia Muhyiddin Yassin

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemerintah Malaysia memperkenalkan Rencana Kebangkitan Kembali Ekonomi Nasional (Penjana) dengan tema Bersama Membangkitkan Ekonomi dalam fase pemulihan dampak pandemi Covid-19. Program Penjana tersebut mencakup 40 paket inisiatif senilai 35 miliar ringgit atau Rp 114 triliun.

"Dari jumlah ini sebanyak 10 miliar ringgit merupakan suntikan fiskal langsung dari pemerintah," ujar Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin pada pidato Rencana Kebangkitan Kembali Ekonomi Nasional di Putrajaya, Jumat (5/6).

Baca Juga

Muhyiddinmengatakan Penjana memiliki tiga bidang utama, yakni memberdayakan rakyat, meningkatkan perdagangan dan merangsang perekonomian. "Untuk menangani tantangan masalah pengangguran yang meningkat dan memastikan kelangsungan pekerjaan, pemerintah akan memperuntukkan hampir 9 miliar ringgit yang akan memanfaatkan sebanyak tiga juta tenaga pekerja melalui beberapa inisiatif," katanya.

Muhyiddin mengatakan pihaknya memahami keperluan warga yang menggunakan angkutan umum untuk keluar bekerja dan melakukan berbagai aktivitas lain. "Untuk meringankan beban biaya pengangkutan, pemerintah akan memperkenalkan Program MY30 di mana pengguna hanya perlu membayar 30 ringgit saja sebulan untuk menikmati pas perjalanan tanpa batas bagi pengangkutan umum di bawah Prasarana di Lembah Klang (Kuala Lumpur - Selangor). Inisiatif ini terbuka bagi semua wargadan akan berlaku mulai 15 Juni hingga akhir 2020," katanya.

Dia mengatakan sejak penularan wabah Covid-19 pemerintah telah menerima sumbangan dalam bentuk uang tunai dan peralatan pengobatan melalui tabung sumbangan, yang dikelola Lembaga Pengurusan Bencana Negara (NADMA) dan Kementerian Kesehatan Malaysia.

"Hingga kini, pemerintah terus menerima permintaan dari rakyat dan perniagaan yang ingin menyumbang kepada usaha untuk membangun ekonomi negara kembali," katanya.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, pemerintah akan menerbitkan surat berharga senilai RM500 juta pada semester ketiga tahun ini. "Dana yang terkumpul ini akan disalurkan untuk membantu pembiayaan perniagaan perusahaan mikro, terutama usaha wanita, internet di sekolah terutama di kawasan luar kota dan dana penyelidikan penyakit menular. Program ini terbuka bagi masyarakat dan perusahaan," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement