Ahad 19 Jul 2020 06:28 WIB

Sandi: Manfaatkan Momentum Pandemi untuk Berwirausaha

Sandiaga ajak masyarakat manfaatkan momentu pandemi untuk berwirausaha.

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan
 Sandiaga Uno
Foto: Dok IGTKI
Sandiaga Uno

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengusaha muda Sandiaga Uno mengajak setiap warga yang terkena dampak pandemi virus SARS-CoV-2 alias Covid-19 untuk tidak menyerah pada keadaan. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai momentum berwirausaha.

"Krisis itu membuat lebih siap. Ini krisis yang belum pernah kita hadapi sebelumnya," kata Sandiaga Uno dalam keterangan, Sabtu (18/7).

Baca Juga

Sandi mengatakan, kondisi yang terjadi saat ini pasti akan segera berlalu. Mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini meminta masyarakat untuk tetap bekerja keras dan tidak pantang menyerah.

Sandi mengungkapkan, masyarakat bisa belajar dari pengalamannya yang sempat terkena PHK 20 tahun lalu atau sekitar 1997-1998. Dia mengatakan, saat itu dirinya selalu mencari kesempatan dan mencari peluang hingga akhirnya membuka usaha.

"Kami harus merasakan di-PHK tahun 1997 pada saat terjadinya krisis tahun 97-98," kata Sandi.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, dirinya sempat melamar kerja ke berbagai tempat namun tidak diterima menyusul kondisi krisis. Lanjutnya, hampir semua perusahaan bangkrut sehingga tidak ada lowongan pembukaan lapangan kerja saat itu.

Sandi mengaku akhirnya memberanikan diri untuk berwirausaha dan merintis bisnis sebagai konsultan keuangan. Meskipun, diakuinya, ada keraguan karena dirinya tidak memiliki pengalaman dalam berwirausaha.

Sandi mengungkapkan, bisnis konsultan keuangan yang dia rintis pun merangkak naik secara perlahan tapi pasti. Dia mengatakan, meski awalnya sangat sulit namun karena semangat akhirnya dia berhasil melakukan restrukturisasi keuangan perusahaan klien pertamanya.

Sebabnya, dia meminta setiap generasi yang tengah merintis usaha untuk terus bersabar membesarkan bisnis mereka. Menurutnya, kondisi yang ada justru dapat menjadi tantangan hingga membuat diri lebih siap ke depan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement