Kamis 12 Aug 2021 18:23 WIB

Taliban Rebut Kota Ghazni, Pejabat Dievakuasi ke Kabul

Taliban telah menduduki semua kantor pusat badan pemerintahan di Ghazni.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah
Pejuang Taliban berpatroli di dalam kota Farah, ibu kota provinsi Farah barat daya Kabul, Afghanistan, Rabu, 11 Agustus 2021.
Foto: AP/Mohammad Asif Khan
Pejuang Taliban berpatroli di dalam kota Farah, ibu kota provinsi Farah barat daya Kabul, Afghanistan, Rabu, 11 Agustus 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL --- Taliban merebut Kota Ghazni pada Kamis (12/8), yang berjarak 150 kilometer dari ibu kota Kabul, Afghanistan. Ghazni adalah ibu kota provinsi kesembilan yang berhasil direbut oleh Taliban dalam seminggu terakhir.

Seorang pejabat senior keamanan mengatakan, Taliban telah merebut Ghazni, yang berada di jalan raya antara Kabul dan kota kedua Kandahar. Taliban telah menduduki semua kantor pusat badan pemerintah Ghazni setelah bentrokan hebat.

Baca Juga

"Semua pejabat pemerintah daerah, termasuk gubernur provinsi, telah dievakuasi menuju Kabul," kata pejabat yang menolak disebutkan namanya itu.

Pertempuran juga terjadi di selatan Kota Kandahar. Seorang dokter pada Rabu (10/8) malam mengatakan, rumah sakit di Kandahar telah menerima sejumlah jenazah anggota angkatan bersenjata Afghanistan dan beberapa orang Taliban yang terluka. Taliban mengatakan mereka telah merebut penjara provinsi Kandahar.

 

"Pertempuran tidak berhenti sampai jam 4 pagi, dan pertemputan dimulai lagi setelah shalat subuh," kata seorang pekerja bantuan di Kandahar.

Taliban juga mengatakan, mereka telah merebut bandara di luar kota Kunduz dan Sheberghan di utara dan Farah di barat. Selain itu, Taliban mengatakan, mereka juga telah merebut kantor gubernur provinsi di Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand di selatan.

Pejabat pemerintah di wilayah itu tidak bersedia untuk dimintai komentar. Namun gubernur setempat mengatakan, pertempuran juga berkobar di provinsi barat laut Badghis.

Sebelumnya Taliban berhasil menguasai provinsi ke delapan yang terletak di Afghanistan utara pada Rabu (11/8). Provinsi Badakshan jatuh ke tangan Taliban dalam enam hari setelah bertempur dengan pasukan keamanan Afghanistan.

Taliban telah menduduki Faizabad, yang merupakan ibu kota provinsi Badakhshan. Hal ini terjadi ketika Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mendarat di Mazar-i-Sharif untuk mengerahkan pasukan militernya, ketika pasukan Taliban mendekati kota terbesar di utara.

Setelah pertempuran panjang di Faizabad, pasukan pemerintah mundur ke distrik tetangga, Jawad Mujadidi. Seorang anggota dewan provinsi dari Badakhshan mengatakan kepada Reuters, Taliban telah mengambil sebagian besar provinsi dan mengepung Faizabad sebelum melancarkan serangan pada Selasa (10/8).

Provinsi Badakhshan berbatasan dengan Tajikistan, Pakistan, dan Cina. Jatuhnya kota Faizabad adalah kemunduran terbaru bagi pemerintah Afghanistan. Pemerintah telah berupaya untuk membendung momentum serangan Taliban dalam beberapa bulan terakhir.  

Bagian utara selama bertahun-tahun adalah wilayah Afghanistan yang paling damai. Tercatat hanya sedikit kehadiran Taliban di wilayah tersebut.

Selama pemerintahan Taliban pada  1996 hingga 2001, mereka tidak pernah sepenuhnya mengendalikan wilayah utara. Tetapi kali ini, mereka mengamankan wilayah utara sebelum mendekati ibu kota Kabul.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement