Jumat 24 Feb 2023 17:08 WIB

Zelenskyy Berikan Pesan Perlawanan dalam Pidato Peringatan Setahun Perang

Hingga saat ini, pemimpin Rusia dan Ukraina tidak menunjukkan tanda-tanda mundur.

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolandha
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandai peringatan pertama invasi besar-besaran Rusia dengan pesan perlawan, Jumat (24/2/2023).
Foto: AP Photo/Efrem Lukatsky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandai peringatan pertama invasi besar-besaran Rusia dengan pesan perlawan, Jumat (24/2/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menandai peringatan pertama invasi besar-besaran Rusia dengan pesan perlawan, Jumat (24/2/2023). Dia merilis sebuah video yang diberikan kepada media dengan judul "tahun tak terkalahkan".

Pria berusia 45 tahun itu duduk di meja menceritakan tentang ingatannya berbicara kepada warga Ukraina setahun yang lalu. "Setahun yang lalu pada hari ini, dari tempat yang sama sekitar pukul tujuh pagi, saya berbicara kepada Anda dengan pernyataan singkat, hanya berlangsung 67 detik," katanya dalam pidato 15 menit diiringi musik khidmat sebagai latar.

Baca Juga

"Kami kuat. Kami siap untuk apa pun. Kami akan mengalahkan semua orang. Beginilah awalnya pada 24 Februari 2022. Hari terpanjang dalam hidup kami. Hari tersulit dalam sejarah kami baru-baru ini. Kami bangun lebih awal dan belum tidur sejak itu," ujar Zelenskyy.

Pejabat militer Barat memperkirakan korban di kedua sisi konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II lebih dari 100 jiwa yang meninggal atau terluka. Puluhan ribu warga sipil juga berguguran, sementara jutaan lainnya melarikan diri dari ancaman pertempuran.

"Hampir setiap orang memiliki setidaknya satu kontak di telepon mereka yang tidak akan pernah mengangkat telepon lagi," kata Zelenskyy.

"Dia yang tidak membalas SMS 'Apa kabar?'. Dua kata sederhana ini mendapat arti baru selama tahun perang," ujarnya.

Zelenskyy tidak lupa memuji rakyatnya atas keberhasilan selama setahun terakhir. "Kami menjadi satu tentara besar. Kami telah menjadi tim di mana seseorang menemukan, seseorang mengemas, seseorang membawa, tetapi semua orang berkontribusi," ujarnya.

Sosok yang berperan penting dalam mengumpulkan bantuan keuangan dan militer dari seluruh dunia ini menggambarkan 2022 sebagai tahun ketahanan, keberanian, rasa sakit, dan persatuan. "Kesimpulan utamanya adalah kami selamat. Kami belum terkalahkan. Dan kami akan melakukan segalanya untuk menang tahun ini!" kata Zelenskyy. 

Pasukan Ukraina mencegah kemenangan cepat Rusia di awal konflik yang disebut sebagai "operasi militer khusus". Hingga saat ini, para pemimpin kedua negara tidak menunjukkan tanda-tanda mundur, prospek berakhirnya pertempuran dalam waktu dekat terlihat suram. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement