Kamis 05 Mar 2015 01:40 WIB

Pesawat Turkish Airlines Tergelincir di Nepal

Rep: C08/ Red: Yudha Manggala P Putra
Maskapai Turkish Airlines.
Foto: Iraqinews.
Maskapai Turkish Airlines.

REPUBLIKA.CO.ID, KATHMANDU -- Sebuah pesawat milik maskapai Tukish Airlines bernomor TK 726 tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Internasional Kathmandu Tribhuwan, Nepal pada Rabu (4/3) pagi.

Pesawat yang mengangkut 224 penumpang dari Instanbul Turki tersebut tak berdaya karena mengahadapi kabut asap yang tebal yang menyelimuti ibu kota Nepal.

Dilansir dari situs The Independent, pesawat tersebut sebenarnya sudah mencoba mendarat ketika sudah mendekati bandara. Akan tetapi, pilot pesawat menunda pendaratan sembari menunggu kabut mereda. Namun ketika mencoba mendarat untuk kali kedua setelah terbang selama tujuh jam, pesawat jenis Air Bus tersebut tergelincir dari landasan pacu.

Beruntung kecelakaan tersebut tak mengakibatkan adanya korban jiwa dan luka parah. Hanya beberapa yang terkena luka ringan.

Namun,karena kejadian ini, pihak Bandara Internasional Kathmandu Tribhuwan menutup sementara aktivitas penerbangan beberapa saat setelah kejadian.

“Semua penumpang dan awak telah kami selamatkan, dan yang terluka telah dievakuasi dan dibawa ke terminal," kata juru bicara Turkish Airlines Ali Genc.

Pihak maskapai pun sudah melakukan investigasi mengenai penyebab kecelakaan pesawat. Penyebabnya adalah karena gear depan pesawat rusak ketika hendak mendarat. Karena itulah pesawat tersebut langsung menukik ketika sampai di bandara.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement