Senin 29 Aug 2016 02:09 WIB

Bayang-Bayang Mafia dalam Rekonstruksi Gempa Italia

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Teguh Firmansyah
Sebagian bangunan sekolah ambruk, menyusul gempa berskala 6,2 di Amatrice Italia, (24/8).
Foto: Reuters
Sebagian bangunan sekolah ambruk, menyusul gempa berskala 6,2 di Amatrice Italia, (24/8).

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Organisasi Mafia membayang-bayangi proses rekonstruksi di sejumlah wilayah Italia yang terdampak gempa beberapa waktu lalu. Para mafia itu bisa menyusup di kontrak-kontrak pembangunan kota yang hancur.

Kepala Direktorat Anti-mafia Nasional, Franco Roberti memperingatkan otoritas Italia agar memastikan para mafia tidak memilki peranan dalam merekonstruksi infratruktur daerah terdampak gempa yang menewaskan hampir 300 orang itu.

Sebelumnya Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter yang melanda Kota Italia tengah menghancurkan banyak bangunan kota termasuk di Amatrice, Accumoli dan Pescara del Tronto.

Kasus inifiltrasi ini, kata Roberti, pernah terjadi ketika para mafia menyusupi kontrak konstruksi akibat gempa bumi Irpinia pada 1980, dekat Naples yang menewaskan lebih dari 2.400 orang.

"Ada risiko, tidak ada gunanya untuk menyembunyikannya. Risiko menyusup selalu tinggi. Rekonstruksi pascagempa adalah santapan nikmat untuk organisasi kriminal dan kepentingan bisnis," kata Roberti kepada harian Italia, La Repubblica seperti dilansir dari The Guardian, Ahad (28/8).

Baca juga, Gempa Italia Hancurkan Tiga Perempat Kota.

Ia menuding, proyek pembangunan oleh Naples Camorra (mafia Italia) telah memainkan peran dalam kematian dan kehancuran di Irpinia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement