Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Tuesday, 4 Jumadil Akhir 1439 / 20 February 2018

Korban Kebakaran Hutan Portugal Bertambah Hingga 62 Orang

Senin 19 June 2017 00:16 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Kebakaran Hutan

Ilustrasi Kebakaran Hutan

Foto: Antara/Joko Sulistyo

REPUBLIKA.CO.ID, LISBON -- Korban tewas akibat kebakaran hutan di Pedrógão Grande, Portugal, bertambah menjadi 62 orang. Pemerintah mengumumkan masa berkabung selama tiga hari untuk mengenang para korban tersebut.

Kebakaran hutan di Pedrógão Grande terjadi pada Sabtu (17/6). Kebakaran diduga dipicu karena gelombang panas dan badai petir yang menerjang daerah tersebut.

Ratusan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api di beberapa bidang hutan. Terdapat sekitar 11 titik api dan dua di antaranya, menurut petugas, berpotensi menyebabkan api kian menjalar.

Hingga Ahad (18/6), jumlah korban tewas akibat kebakaran tersebut diperkirakan telah mencapai 62 orang. Empat di antaranya adalah anak-anak. Banyak di antara korban tewas ditemukan di dalam mobil mereka ketika hendak melarikan diri dari hutan utama di Pedrógão Grande. Jumlah korban diprediksi masih akan terus meningkat.

Perdana Menteri Portugal Antonio Costa menyesalkan banyaknya korban jiwa akibat kebakaran tersebut. "Ini tragedi terbesar yang telah kita lihat dalam beberapa tahun terkahir terkait kebakaran hutan," ungkapnya seperti dilaporkan laman BBC.

Pemerintah Portugal telah mengumumkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk menunjukkan simpati terhadap para korban tewas. Masa berkabung akan berakhir pada Selasa (20/6) mendatang.

Terkait bencana alam ini, Prancis telah menawarkan tiga pesawat pemadam kebakaran untuk membantu Portugal. Spanyol bahkan telah mengirim dua pesawat pengebom air untuk mengatasi kebakaran hutan tersebut. Uni Eropa juga berjanji akan menyediakan pesawat pemadam kebakaran untuk Portugal.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES