Senin 04 Dec 2017 17:11 WIB

Menlu RI Prihatin Rencana AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Teguh Firmansyah
Menlu Retno Marsudi.
Foto: Republika/Prayogi
Menlu Retno Marsudi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memanggil Duta besar Amerika Serikat (AS) Joseph R. Donovan Jr. ke kantor Kementerian Luar Negeri RI pada Senin (4/12). Ia menyampaikan keprihatinan Indonesia terkait rencana pengumuman pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Menlu Retno menyatakan keprihatinan Indonesia terkait rencana pengumuman pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel," demikian menurut informasi dari Kemlu melalui Twitter, Senin (4/12). Ia juga menyampaikan bahwa rencana tersebut akan mengancam proses perdamaian antara Israel dan Palestina.

Menanggapi pernyataan dari Retno tersebut, Joseph mengatakan, Presiden Amerika Serikat (AS)Donald Trump belum mengambil keputusan final mengenai masalah tersebut. Pernyataan ini juga disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauertbahwa belum ada keputusan mengenai hal itu.

Sebelumnya dikabarkan setelah berbulan-bulan mengadakan perundingan yang intensif, Trump kemungkinan akan membaaut pengumuman pengakuan tersebut pada pekandepan. Hal itu untuk menyeimbangkan antara tuntutan politik domestik dantekanan geopolitik mengenai status Yerusalem yang merupakan rumah bagi situssuci untuk Yahudi, Muslim dan Kristen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement