Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

Monday, 3 Jumadil Akhir 1439 / 19 February 2018

PM Israel Akui Bahas Pencaplokan Tepi Barat dengan AS

Selasa 13 February 2018 08:09 WIB

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Budi Raharjo

Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Foto: KEVIN LAMARQUE/REUTERS
Saya telah berbicara dengan orang-orang Amerika Serikat (AS) mengenai hal itu.

REPUBLIKA.CO.ID,YERUSALEM -- Perdana menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai kemungkinan aneksasi atau pencaplokan wilayah Palestina yang dilakukan Israel untuk permukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki.

"Mengenai masalah penerapan kedaulatan, saya bisa mengatakan bahwa saya telah berbicara dengan orang-orang Amerika Serikat (AS) mengenai hal itu," kata Netanyahu dikutip oleh seorang juru bicara partai sayap kanan Likud saat menghadiri pertemuan para legislatornya.

Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump terus memberikan dukungan bagi Israel. Sebelumnya, Trump menyetujui pemindahan Kedubes AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Pemindahan kedubes itu diperkirakan bakal terwujud tahun depan.

Pemindahan kedubes itu seakan memberikan pengakuan dari AS terhadap klaim Israel terhadap Yerusalem. Padahal, Palestina telah merencanakan untuk menjadikan Yerusalem timur sebagai ibu kota negaranya di masa depan. Pemindahan kedubes AS itu memicu demonstrasi anti-AS dan Israel di seluruh dunia.

Sumber : reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jujitsu West Java Open Championship I

Ahad , 18 February 2018, 20:49 WIB