Rabu , 17 Mei 2017, 09:53 WIB

Sejarah Hari Ini: Mengenal Mekanisme Antikythera, Komputer Kuno dari Yunani

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Ani Nursalikah
Greek Reporter
Mekanisme antikythera dapat dikatakan sebagai komputer tertua di dunia. Mekanisme ini sudah berusia 115 tahun.
Mekanisme antikythera dapat dikatakan sebagai komputer tertua di dunia. Mekanisme ini sudah berusia 115 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, Pada hari ini Google menampilkan doodle yang menampilkan ilustrasi mekanisme antikythera. Mekanisme antikythera dapat dikatakan sebagai komputer tertua di dunia. Mekanisme ini sudah berusia 115 tahun.

Pada 1900 seorang penyelam spons Yunani menemukan sebuah kapal karam di Pulau Antikythera, Yunani. Artefak yang mereka dapatkan berupa uang, patung, tembikar, berbagai karya seni dan juga sebuah benda aneh yang ternyata merupakan benda terpenting di kapal itu.

Dua tahun kemudian seorang arkeolog bernama Valerios Stais melihatnya. Ia melihat di benjolan benda itu ada gigi di dalamnya. Hampir setengah abad kemudian sejarawan sains Derek J de Solla Price menganggap benda itu mungkin bisa diperiksa lebih jauh.

Lalu hampir seperempat abad berikutnya, ia dan ahli fisika nuklir Charalambos Karakalos menerbitkan penemuan mereka dengan tampilan gambar menggunakan X-ray dan gamma-ray. Ternyata penyelam itu telah menemukan komputer kuno!

"Memahami bagaimana potongan-potongan itu bekerja sama, yang menegaskan mekanisme antikythera mampu memprediksi posisi planet-planet yang diketahui orang Yunani - Merkurius, Venus, Mars, Jupiter dan Saturnus - serta matahari, bulan dan gerhana," tulis Robby Berman di Big Think, dikutip Open Culture. "Bahkan ada batu hitam dan putih yang menunjukkan fase bulan."

Kemudian sejarawan mekanisme Michael T Wright  menggabungkan kreasi fisik mekanisme antikythera sehingga bisa dijelaskan. Diperkirakan benda canggih kuno ini berasal dari suatu tempat antara 205 sampai 100 SM.

Pada 2012 ilmuwan Tony Freeth dan Alexander Jones menerbitkan model yang berbeda. Menurut mereka mesin itu dirancang untuk memprediksi fenomena selestial dengan teori astronomi yang canggih saat ini, salah satu keajaiban besar dunia kuno.

Menurut Berman, perangkat itu dibangun di Pulau Rhodes dan dibangun lebih dari satu orang. Meskipun memiliki kekurangan, mekanisme antikythera ini menunjukkan orang Yunani kuno lebih jauh pemahaman astronomi dan kemampuan mekanisnya dari yang kita bayangkan.

Selanjutnya: Kebakaran di Penjara Honduras Tewaskan 103 Orang



Sumber : History