Sabtu 05 Jun 2010 17:34 WIB

Israel Tingkatkan Keamanan Jerusalem

REPUBLIKA.CO.ID,JERUSALEM--Israel memperketat keamanan di Jerusalem,Jumat, untuk mengantisipasi aksi warga Palestina sebagai reaksi terhadap serangan militernya terhadap satu armada kapal yang mengangkut bantuan untuk Gaza awal pekan ini, kata seorang juru bicara polisi. Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan insiden di laut yang menewaskan sembilan aktvis internasional pro Palestina itu ketika berusaha mematahkan blokade Gaza itu menyedihkan tetapi harus dimanfaatkan sebagai satu kesempatan untuk memajukan usaha-usaha perdamaian Timur Tengah.

Seorang juru bicara para aktivis di sebuah kapal lainnya yang berusaha menerobos blokade itu mengatakan mereka akan meneruskan perjalanan mereka.  Israel, yang menghadapi kutukan internasional atas operasi angkatan lautnya Senin itu, berikrar akan melarang kapal MV Rachel Corrie, nama yang diambil dari seorang aktivis yang tewas akibat kena lindas buldoser Israel di Gaza tahun 2003.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukan Israel bertindak "hati-hati dan sopan" dalam menangani kapal itu. Kapal itu diperkirakan akan berada dekat perairan lepas pantai Gaza Sabtu.

Para pejabat Israel membela pasukan keamanan mereka setelah insiden yang menyebabkan hubungan Israel dengan Turki berada pada titik rawan, sembilan dari warganya tewas di kapal berbendera Turki yang diserang pasukan komando Israel, Senin.

Bersama dengan Mesir, Israel memperketat blokade atas Gaza setelah Hamas menguasai wilayah pantai itu tahun 2007. Israel membela embargo itu dengan mengatakan tindakan itu untuk mencegah Hamas memperoleh senjata yang akan digunakan untuk menyerang Israel. Tetapi para pejabat, Kamis mengatakan, Netanyahu sedang mempertimbangkan pengubahan blokade itu.

Ia akan mempertimbangkan beberapa bentuk peran internasional dalam memberlakukan embargo senjata itu, sementara mengizinkan barang-barang sipil. Kendatipun insiden pekan ini telah menyebabkan ribuan orang turun ke jalan-jalan di negara-negara lain, reaksi rakyat di wilayah-wilayah Palestina terbatas.

Mengantisipasi protes oleh warga Palestna, Jumat, pasukan keamanan Israel disebarkan di Jerusalem, kata juru bicara Micky Rosenfeld. Pria yang berusia di bawah 40 tahun tidak akan diizinkan berada dekat masjid Al Aqsa, satu lokasi yang biasanya jadi titik rawan konfrontasi antara warga Palestina dan Israel.

Amerika Serikat, yang mengawasi perundingan perdamaian tidak langsung Palestina-Israel, mengatakan insiden itu jangan sampai menggangu perundingan-perundingan itu.  Utusan AS untuk Timur Tengah George Mitchell , yang menengahi perundingan itu, Kamis berbicara mengenai kemajuan dalam perundingan itu yang banyak pengamat ragukan akan mencapai satu terobosan.

Mitchell bertemu dengan Netanyahu, Jumat. Ia berunding dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas, Rabu yang menurut seorang pejabat Palestina dipusatkan pada insiden kapal itu dan blokade Gaza. AS tidak mengecam Israel ketimbang negara-negara sahabat lainnya, menyatakan simpati atas keamanannya sementara juga mengatakan penduduk Gaza harus mendapatkan pasokan yang mereka butuhkan.

sumber : ant/reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement