Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Usai KTT G20, PM Turnbull ke Prancis Naik Jet Pribadi Macron

Senin 10 Jul 2017 16:10 WIB

Red: Ani Nursalikah

PM Malcolm Turnbull menumpang pesawat pribadi Presiden Perancis, Emmnuel Macron dalam perjalanan dari Hamburg, Jerman menuju Paris.

PM Malcolm Turnbull menumpang pesawat pribadi Presiden Perancis, Emmnuel Macron dalam perjalanan dari Hamburg, Jerman menuju Paris.

Foto: ABC

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull mendapat jamuan istimewa di sela-sela perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun ini di Jerman dari sejumlah pemimpin dan kepala negara yang menghadiri acara  tersebut.

Setelah pada Jumat (8/7) PM Turnbull dan isterinya, Lucy berkesempatan menjajal The Beast, kendaraan khusus Presiden Amerika Serikat yang merupakan kendaraan kelas militer senilai satu juta dolar AS bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Sabtu (9/7) PM Turnbull dan istrinya kembali mendapat jamuan istimewa lainnya.

Jamuan itu berupa terbang bersama menuju Paris, Prancis dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya Brigitte, menggunakan pesawat pribadi Presiden Macron. Kedua pemimpin ini melangsungkan pembicaraan informal di dalam penerbangan berdurasi 1,5 jam dari Kota Hamburg, Jerman dimana mereka sebelumnya merampungkan pertemuan resmi KTT G20 di Jerman.

Foto-foto dari landasan pacu menunjukkan Presiden Perancis, Emmanul Macron mengantarkan PM Turnbull meniti anak tangga pesawat dan masuk ke dalam pesawat dengan interior kayu berkilau.

PM Malcolm Turnbull dan isterinya Lucy menaiki pesawat pribadi Presiden Perancis Emmanuel Macron

PM Malcolm Turnbull terbang menuju Paris setelah berakhirnya KTT G20 di Jerman.

ABC News: Chris Uhlmann

Penerbangan istimewa itu mengawali kunjungan persahabatan Perdana Menteri Malcolm Turnbull ke Paris, Prancis di mana kedua pemimpin akan menggelar pertemuan khusus guna membahas isu-isu seputar perdagangan, terorisme dan proyek kerja sama pembuatan kapal selam Australia, serta mendorong kemitraan Australia dan Prancis yang kokoh.

PM Turnbull menggambarkan kesepakatan pembuatan kapal selam antara Australia dan Prancis sebagai proyek militer terbesar dan paling ambisius dalam sejarah Australia.

"Ini adalah saat yang tepat, momen bersejarah, dimana 100 tahun sejak para pejuang Australia dan Prancis yang telah melakukan pengorbanan bersama, dari aliansi itu, dari keberanian itu, dari dedikasi oleh mereka pada masa-masa dimana para prajurit Australia mendatangi bagian ujung dunia lainnya untuk berperang demi kebebasan, dimana kita, cucu-cucu mereka, anak cicit mereka, bekerja sama untuk mempertahankan kebebasan kita, tidak hanya untuk hari ini tapi juga bertahun-tahun yang akan datang," kata PM Turnbull.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menggambarkan kerja sama proyek pembuatan kapal selam Australia–Prancis sebagai "sebuah kehormatan bagi industri Prancis dan lebih luas lagi, keahlian sipil dan militer Prancis".

"Bagi saya ini adalah pilihan strategis, kemitraan yang nyata, dan sebuah keinginan untuk membangun pengalaman bersama di sektor ini, dan saya tidak sabar ingin melihat kerjasama ini terhubungkan dengan masa lalu negara kita berdua," katanya.

PM Turnbull bertemu dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron di Perancis

PM Turnbull terbang menuju Paris dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron.

ABC News

Di sektor perdagangan, PM Turnbull juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Macron yang telah ikut mendorong perundingan Australia untuk memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa. PM Turnbull mengatakan dirinya sudah bertemu dengan Presiden Dewan Eropa dan Komisi Eropa di Jerman, dan berharap kesepakatan perdagangan bebas dengan Eropa sudah dapat pada 2019.

"Kami telah bertemu dengan [Donald] Tusk dan [Jean-Claude] Junker Sabtu (9/7), dan komitmen kami dan mereka juga, saya yakin, adalah untuk melakukan semua yang kami bisa lakukan dalam rangka memastikan bahwa kami dapat menjadikan kesepakatan perdagangan bebas tersebut rampung dinegosiasikan dalam waktu 18 bulan," kata PM Turnbull.

Akhirnya, mengenai terorisme - sesuatu yang juga telah meresahkan Prancis dalam beberapa tahun terakhir – PM Turnbull mengatakan bahwa para pemimpin G20 untuk pertama kalinya telah mencapai kesepakatan mengenai bagaimana mengatasi penyebaran terorisme di internet.

"Kami telah melakukan perundingan di Hamburg, Jerman dan berhasil menyelesaikan sebuah kesepakatan mengenai perang melawan terorisme, kami mencapai visi yang jelas mengenai bagaimana mengatasi penyebaran terorisme di internet," katanya.

"Bagaimana infrastruktur luar biasa ini, perangkat paling luar biasa yang pernah ada dalam kerangka transformasi kehidupan miliaran orang, bagaimana kita dapat memastikan bahwa internet bukanlah ruang yang tidak dikelola dan bahwa supremasi hukum akan berlaku secara online seperti yang seharusnya Dan tidak offline."

Diterjemahkan pada pukul 13.00 WIB, 9/7/2017 oleh Iffah Nur Arifah dan simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

Sumber : http://www.australiaplus.com/indonesian/berita/pm-turnbull-bertemu-presiden-perancis-usai-ktt-g20/8692096
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA