Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Sebelum Ditemukan Tewas Valerie Reyes Hubungi Ibunya

Senin 11 Feb 2019 10:01 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Indira Rezkisari

Teman dan keluarga berduka untuk korban pembunuhan Valerie Reyes dengan menyalakan lilin untuk menghormatinya di New Rochelle, NY, (7/2).

Teman dan keluarga berduka untuk korban pembunuhan Valerie Reyes dengan menyalakan lilin untuk menghormatinya di New Rochelle, NY, (7/2).

Foto: AP
Reyes ditemukan tewas dalam sebuah koper.

REPUBLIKA.CO.ID, HARTFORD -- Valerie Reyes, seorang perempuan 24 tahun yang ditemukan tewas dan terikat dalam sebuah koper di Connecticut sempat menghubungi ibunya. Norma Sanchez mengatakan putrinya sempat mengatakan ada seseorang yang ingin membunuhnya.

"Dia sangat ketakutan, sangat ngeri," kata Sanchez, kepada CNN Internasional, Senin (11/2).

Reyes yang tinggal di New Rochelle, New York dilaporkan hilang pada 29 Januari lalu. Pegawai toko buku yang ingin menjadi seniman tato itu dilaporkan hilang setelah beberapa hari tidak masuk kerja. Petugas tol menemukan jenazahnya di Greenwich, sekitar 10 mil (16 kilomter) dari New Rochelle.

"Saya takut seseorang akan membunuh saya," kata Reyes kepada ibunya.

Belum diketahui apa yang Reyes takutkan. Sanchez mengatakan putrinya tidak menyebutkan seseorang yang ia takuti. Kepolisian mengatakan Reyes ditemukan dalam keadaan terikat. Sudah tiga departemen kepolisian yang bergabung dalam penyelidikan kasus kematian Reyes ini. Tapi belum ada satu pun tersangka yang sudah ditangkap.

Sementara itu keluarga dan teman Reyes masih dalam keadaan berkabung. Mereka juga menuntut keadilan dapat seger ditegakkan. Tim medis kepolisian sudah selesai melakukan autopsi tapi belum mengumumkan hasilnya. Kepolisian mengatakan keluarga Reyes mengidenfikasi jenazahnya pada Rabu malam waktu setempat.

"Mereka jelas sangat kehilangan Valerie dan hati kami turut berduka atas kehilangan mereka, Departemen Kepolisian Greenwich berdedikasi untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab atas kematian Valerie dan memastikan keadilan bagi dirinya dan keluarganya," kata Kapten Polisi Greenwich Robert Berry dalam pernyataanya.    

Reyes dilaporkan hilang setelah keluarga dan rekan-rekannya di toko buku Barnes & Noble tidak melihatnya selama beberapa hari. Beberapa lembar foto dan gambaran deskripsi Reyes disebar di New York.

Sementara saudara-saudaranya membuat pengumuman di media sosial. Melalui media sosial Facebook Sal Reyes, orang yang mengidentifikasi dirinya sebagai ayah Valerie Reyes mengatakan upacara kebaktian akan dilakukan di Taman Glen Island di New Rochelle.

"Pada saat yang amat sulit ini kami meminta cinta, dukungan, dan respek kepada keluarga kami atas kehilangan putri cantik kami Valerie Reyes yang kini berada di surga," tulis Sal Reyes dalam unggahannya.  

Menurut Barnes & Noble, Reyes sudah bekerja di toko buku itu sejak dua setengah tahun yang lalu. Ketika mereka membuka cabang di Eastchester. "Seluruh komunitas toko Barnes & Noble berduka atas kehilangan karyawan kami tercinta Valerie Reyes, hati kami bersama keluarga, teman dan rekannya di waktu yang sulit ini," kata Barnes & Noble dalam pernyataan mereka.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA