Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Saturday, 2 Safar 1442 / 19 September 2020

Orang Amerika tak Menjalin Pertemanan Baru dalam 5 Tahun

Jumat 10 May 2019 02:03 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Gita Amanda

Pertemanan pria (ilustrasi)

Pertemanan pria (ilustrasi)

Foto: News
45 persen orang dewasa Amerika merasa kesulitan untuk menjalin pertemanan baru.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Studi baru mengungkapkan rata-rata orang Amerika belum menjalin pertemanan baru dalam lima tahun. Menurut penelitian terhadap dinamika sosial 2.000 orang Amerika, 45 persen orang dewasa merasa kesulitan untuk menjalin pertemanan baru, dengan 42 persen menyebut rasa malu sebagai alasan mereka.

Peneliti yang dilakukan oleh OnePoll bekerja sama dengan Evite juga menemukan popularitas memuncak pada usia 23 tahun bagi banyak orang dewasa. Selain rasa malu, tantangan lainnya, adalah masuk ke dalam lingkaran sosial.

Seperti yang dilansir dari Independent, Kamis (9/5), bagi banyak responden, hambatan membuat pertemanan termasuk keengganan terhadap penghalang atau juga keyakinan bahwa banyak orang sudah memiliki kelompok mereka. Alasan lain termasuk komitmen untuk keluarga, dengan 29 persen dari mereka yang disurvei mengatakan itu dapat menghambat persahabatan, serta tidak memiliki hobi di mana mereka dapat bertemu dengan orang baru atau pindah ke kota baru.

Terlepas dari tantangan yang dirasakan, tampaknya orang dewasa Amerika bersemangat untuk menemukan cara mengatasi keterbatasan mereka. Sebab, 45 persen responden mengungkapkan mereka akan mencari teman baru jika mereka tahu bagaimana atau memiliki lebih banyak peluang.

Menurut responden, adapun jumlah rata-rata teman orang dewasa adalah 16 orang. Dari 16, tiga adalah teman seumur hidup, lima adalah orang yang benar-benar disukai dan akan diminta untuk menghabiskan waktu , dan delapan adalah orang yang mereka sukai, tetapi tidak akan diminta menghabiskan waktu.

Mayoritas teman-teman ini berasal dari hubungan yang dibangun sejak awal. Hampir setengah dari orang yang disurvei mengungkapkan mereka telah berteman dengan orang-orang dari sekolah menengah, dan 31 persen menyatakan mereka masih memiliki teman-teman dari perguruan tinggi.

Namun, 81 persen dari mereka yang disurvei percaya persahabatan yang langgeng sulit ditemukan dengan 63 persen mengungkapkan alasan paling umum adalah berpindah tempat. Adapun tempat-tempat yang paling mudah untuk menjalin persahabatan yang langgeng, survei menemukan pekerjaan menawarkan peluang terbaik, diikuti oleh sekolah menengah, perguruan tinggi, dan lingkungan masa kecil.

Mengenai karakteristik yang membuat teman baik, mayoritas responden mengatakan kejujuran dan kepercayaan adalah sifat paling penting.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA