Jumat 07 Sep 2018 12:38 WIB

Indonesia Beri Bantuan Jas untuk Pejabat Papua Nugini

Jumlah bantuan yang diberikan Indonesia ke Papua Nugini sebanyak 320 pasang jas

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi (kanan) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato (kiri) di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Kamis (19/7).
Foto: Antara/Reno Esnir
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi (kanan) menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato (kiri) di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Kamis (19/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Indonesia memberikan bantuan berupa sejumlah jas untuk para pejabat Papua Nugini. Bantuan jas ini dalam upaya mendukung negara tersebut sebagai ketua dan tuan rumah APEC 2018.

Dalam keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Port Moresby yang diterima di Jakarta, Jumat (7/9), Duta Besar RI untuk Papua Nugini Ronald Manik menyerahkan 320 pasang jas bantuan Pemerintah RI untuk 160 orang pejabat Departemen Luar Negeri Papua Nugini di Gedung Departemen Luar Negeri Papua Nugini, Port Moresby pada 4 September 2018.

Dubes Ronald menyampaikan bahwa bantuan penyediaan jas tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk membantu Papua Nugini dalam penyelenggaraan APEC 2018, di Port Moresby. Dubes RI juga  berharap  penyelenggaraan APEC nanti berlangsung dengan baik dan sukses. 

Bantuan berupa sejumlah setelan jas tersebut diterima Sekretaris Jenderal Deplu Papua Nugini Barbara Age didampingi oleh pejabat setingkat eselon I dan II. Barbara Age menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang sejak awal 2013 terus mendukung Papua Nugini untuk menjadi Ketua APEC dan penyelenggara Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC (AELM) yang akan diadakan di Port Moresby pada November 2018 mendatang.

Bantuan berupa sejumlah setelan jas yang dipesan dari Indonesia itu, pejabat Deplu Papua Nugini akan lebih siap dalam melaksanakan tugas-tugas, khususnya pada saat penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2018. Selain itu, Pemerintah Indonesia tahun lalu juga telah memberikan bantuan kepada Papua Nugini berupa pelatihan penggunaan senjata api ringan untuk anggota Polisi Papua Nugini dan pelatihan keprotokolan untuk pejabat Deplu Papua Nugini.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement