Jumat, 15 Rajab 1440 / 22 Maret 2019

Jumat, 15 Rajab 1440 / 22 Maret 2019

Kebakaran di Bangladesh, 56 Orang Tewas

Kamis 21 Feb 2019 10:33 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

Kebakaran (ilustrasi).

Kebakaran (ilustrasi).

Foto: Antara/Fenny Selly
Jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Korban meninggal dalam kebakaran di kawasan tua ibu kota Bangladesh, Dhaka, melonjak menjadi 56 orang. 

Menurut petugas pemadam kebakaran, jumlah korban diperkirakan akan terus meningkat. Petugas masih menyisir puing-puing yang menghancurkan bangunan.

Baca Juga

"Sejauh ini 56 jasad telah ditemukan sedangkan pencarian masih berlanjut," kata Julfikar Rahman, kepala kantor Pemadam Kebararan dan Pertahanan sipil kepada Reuters, Kamis (21/2).

Kebakaran terjadi di gedung empat lantai pada Rabu. Menurut media Bangladesh, api dengan cepat merembet ke bangunan-bangunan lain di kawasan Chawkbazar di kota tua Dhaka yang dibangun pada zaman Mughai lebih dari 300 tahun lalu.

Korban semula disebut 10 orang pada Kamis pagi. Rahman mengatakan sedikitnya 50 orang telah dikirim ke rumah sakit, sebagian dalam keadaan kritis.

Petugas pemadam kebakaran telah melakukan upaya lebih dari lima jam untuk menguasai api. Hingga Kamis pagi api masih menyala. Belum jelas penyebab kebakaran tersebut.

Dhaka Tribune melaporkan, bangunan yang merupakan gudang plastik dipenuhi barang yang mudah terbakar.

Media-media lain termasuk bdnews24.com mengatakan, petugas pemadam perjuang untuk mendapatkan air yang cukup, termasuk mengambil air dari masjid terdekat untuk menyiram api.

Keselamatan gedung jarang dipatuhi di daerah miskin Bangladesh, dimana kecelakaan yang mematikan ratusan korban kerap terjadi setiap tahun. Pabrik Rana Plaza yang ambruk pada 2013 menewaskan lebih dari seribu pekerja garmen.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA