Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Penembak Masjid Selandia Baru Siarkan Langsung Aksinya

Jumat 15 Mar 2019 12:43 WIB

Rep: Fergi Nadira/Rossi Handayani / Red: Ani Nursalikah

Gambar yang diambil dari video terduga pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Gambar yang diambil dari video terduga pelaku penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

Foto: AP Photo
Pelaku menyiarkan aksinya secara langsung dalam rekaman berdurasi 17 menit.

REPUBLIKA.CO.ID, CHRISTCHURCH -- Pelaku penembakan mengerikan di masjid Al Noor di Linewood, Christchurch, Selandia Baru merekam aksinya layaknya membuat vlog saat hendak menyerang jamaah yang sedang  melakukan shalat Jumat,  Jumat (15/3) pukul 13.40 waktu setempat. Rekaman berdurasi 17 menit oleh pria bersenjata itu diunggah olehnya di media sosial.

Pelaku penembakkan diyakini adalah Brenton Tarrant, seorang pria kulit putih kelahiran Australia berusia 28 tahun. Akun Twitter atas nama Brenton Tarrant diketahui telah dinonaktifkan oleh Twitter.

Live streaming dimulai ketika pria bersenjata itu mulai pergi ke Masjid Al Noor di Deans Ave. Dia memarkir mobilnya di jalan masuk terdekat masjid. Di dalam mobil pria itu, berisi serba serbi senjata dan amunisi di kursi penumpang depan dan belakang, bersama dengan tabung bensin.

Dilansir di Daily Mail, Jumat (15/3), ia menembaki anak-anak, dan dilaporkan menewaskan sedikitnya 27 orang. Dari video tersebut, pria itu menembakkan banyak tembakan ke puluhan orang ketika mereka mencoba melarikan diri. Seorang pelaku telah ditahan, tetapi tidak jelas apakah pria tersebut yang ditahan.

Video di Facebook menunjukkan pria itu menembakkan lebih dari 100 tembakan pada orang-orang di dalam. Senjatanya ditulis dengan nama-nama pembunuh massal di masa lalu dan kota-kota tempat penembakan terjadi.

Awalnya, pria bersenjata masuk ke mobilnya mengenakan pelindung tubuh bergaya militer. Ia juga mengenakan helm, dan mengatakan, "mari kita mulai pesta ini".

Pria itu mengambil salah satu dari setidaknya enam senjata yang tersimpan di mobilnya. Lalu berjalan ke pintu depan, dan mulai menembak tanpa pandang bulu kepada jamaah di dalam.

Pria bersenjata itu masuk dan menembak dengan cepat siapa pun yang dilihatnya. Seorang lelaki yang terluka mencoba merangkak pergi, tetapi ditembak lagi setelah ia mengisi ulang senapannya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA