Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Uni Eropa Ucapkan Belasungkawa untuk Selandia Baru

Jumat 15 Mar 2019 17:49 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Ani Nursalikah

 Keluarga korban berdiri di luar masjid  setelah penembakan yang mengakibatkan banyak kematian dan cedera di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch, Selandia Baru, (15/3 2019).

Keluarga korban berdiri di luar masjid setelah penembakan yang mengakibatkan banyak kematian dan cedera di Masjid Al Noor di Deans Avenue di Christchurch, Selandia Baru, (15/3 2019).

Foto: EPA-EFE/Martin Hunter
Uni Eropa menyatakan solidaritas penuh dengan rakyat Selandia Baru.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Uni Eropa menyampaikan belasungkawa untuk para korban luka dan meninggal dalam insiden penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3).

“Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan rakyat dan pihak berwenang Selandia Baru pada saat yang sulit ini dan siap mendukung dengan cara apa pun, termasuk memperkuat kerja sama kami dalam melawan terorisme,” kata Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Hubungan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini dalam sebuah pernyataan.

Dia menegaskan serangan terhadap tempat-tempat ibadah merupakan serangan terhadap pihak-pihak yang menghargai keragaman dan kebebasan beragama serta berekspresi. “Tindakan seperti itu memperkuat tekad kita untuk mengatasi, bersama seluruh komunitas internasional, tantangan global terorisme, ekstremisme, dan kebencian,” ucapnya.

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengutuk serangan dua masjid di Christchurch. Dia mengucapkan belasungkawa terhadap para korban dan keluarganya.

“NATO bersama teman dan mitra kami Selandia Baru dalam membela masyarakat terbuka kami dan nilai-nilai bersama,” ujar Stoltenberg.

Dua masjid di Christchurch menjadi sasaran penembakan pada Jumat. Serangan dilakukan saat umat Muslim di sana sedang menunaikan shalat Jumat. Setidaknya 40 orang telah dilaporkan tewas. Kepolisian Selandia Baru juga telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA