Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Malaysia Kutuk Penembakan di Christchurch

Jumat 15 Mar 2019 17:54 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Ani Nursalikah

Proses evakuasi korban penembakan di masjid Christchurch, Selandia Baru

Proses evakuasi korban penembakan di masjid Christchurch, Selandia Baru

Foto: EPA
Dua warga Malaysia menjadi korban dalam penembakan masjid Christchurch.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Malaysia turut mengutuk peristiwa penembakan yang dilakukan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) siang. Apalagi, aksi terorisme tersebut melukai dua orang warga Malaysia.

“Saya sangat mengutuk penembakan yang dilakukan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru yang menewaskan dan melukai puluhan orang, termasuk dua warga Malaysia,” kata Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Wan Azizah Ismail melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (15/3).

Dia menyampaikan sangat bersimpati pada para korban dan keluarganya selama masa-masa sulit. Dia juga mendoakan komunitas Muslim di Selandia Baru agar selalu diberikan kekuatan menghadapi cobaan ini.

“Saya berdiri bersama Jacinda Ardern (PM Selandia Baru) dan pemerintahannya dalam mengutuk kejahatan keji ini,” ujar dia.

Azizah menegaskan tidak ada tempat untuk kejahatan rasial di dunia ini. Karena itu, dia mengajak komunitas internasional bersama dalam mengakhiri kejahatan tersebut.

Baca Juga

Serangan bersenjata terjadi di Masjid Al Noor, yang terletak di Linwood, Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3). Kejadian ini berlangsung ketika lebih dari 500 orang sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA