Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Salah Coblos Partai, Pemilih India Potong Jari Telunjuk

Jumat 19 Apr 2019 19:47 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Dwi Murdaningsih

Pekerja Partai Indian National Congress mengenakan topi dengan simbol partai saat pemilu di Mumbai, India, Selasa (16/4).

Pekerja Partai Indian National Congress mengenakan topi dengan simbol partai saat pemilu di Mumbai, India, Selasa (16/4).

Foto: AP Photo/Rajanish Kakade
Simbol partai memiliki peran besar dalam pemilu India.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Seorang pemilih, Pawan Kumar memotong jari telunjuknya setelah dia menyadari telah mencoblos partai politik yang salah dalam pemilihan umum (pemilu) India. Kumar secara tidak sengaja memilih Bharatiya Janata Party (BJP).

Kumar sebetulnya dia ingin mencoblos partai regional yakni Partai Bahujan Samaj, namun salah sasaran dan justru mencoblos BJP. Kumar mengaku bingung karena banyaknya simbol yang tertera dalam mesin pemungutan suara. Usai menggunakan hak pilihnya, setiap jari telunjuk para pemilih di India akan ditandai dengan tinta yang sulit dihapus.

"Saya ingin memilih lambang gajah (Partai Bahujan Samaj), tetapi secara tidak sengaja malah memilih gambar bunga teratai (BJP)," ujar Kumar dilansir BBC, Jumat (19/4).

Video pernyataan Kumar tersebut telah viral di sosial media. Kumar mengatakan, ketika berada di bilik suara dia mengacu pada simbol partai yang ditampilkan pada mesin pemungutan suara di sebelah nama masing-masing kandidat.

Partai Bahujan Samaj (BSP) yang hendak dipilih oleh Kumar merupakan partai regional yang telah bersekutu dengan dua partai regional lainnya. Partai ini merupakan lawan dari BJP.

Simbol partai memiliki peran besar dalam pemilu India, karena mudah diidentifikasi di negara yang memiliki tingkat melek huruf rendah. Banyak partai dan aliansi regional yang sering membingungkan pemilih.

Kumar adalah seorang Dalit atau yang dikenal sebagai pemilih yang tidak tersentuh. Orang-orang seperti Kumar merupakan pemberi suara penting bagi BSP.

Pemungutan suara pada Kamis (18/4) sangat penting bagi partai-partai regional India yang kuat dan mendominasi politik di negara mereka. Partai-partai tersebut digawangi oleh politisi lokal yang karismatik.

Pemilu India akan berlangsung selama tujuh tahap. Mulai dari perkebunan teh Darjeeling, daerah Mumbai hingga Kepulauan Andaman, dan lainnya.

Pemilihan dimulai pada pekan lalu, dan akan berakhir bulan depan yang melibatkan hampir 900 juta orang. Suara akan dihitung pada 23 Mei, dan hasilnya diharapkan keluar pada hari yang sama.

Warga India yang berusia 18 tahun dapat ikut serta dalam pemilihan, asalkan nama mereka tercantum dalam daftar pemilih. Orang India yang tinggal di luar negeri, harus kembali ke negara itu untuk memberikan suara di daerah pemilihan tempat mereka terdaftar.

Pemilih harus menunjukkan kartu identitas pemilih mereka atau cara identifikasi lain yang disetujui seperti paspor, kartu identitas nasional atau kartu izin mengemudi.

Berikut adalah jadwal Pemilu India :
- 11 April: 91 daerah pemilihan di 20 negara bagian
- 18 April: 97 daerah pemilihan di 13 negara bagian
- 23 April: 115 daerah pemilihan di 14 negara bagian
- 29 April: 71 daerah pemilihan di sembilan negara bagian
- 6 Mei: 51 konstituensi di tujuh negara bagian
- 12 Mei: 59 daerah pemilihan di tujuh negara bagian
- 19 Mei: 59 daerah pemilihan di delapan negara bagian

n. Rizky Jaramaya

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA