Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Minggu, 24 Zulhijjah 1440 / 25 Agustus 2019

Skandal Video Porno Malaysia, Haziq Abdullah Ditangkap

Jumat 14 Jun 2019 22:45 WIB

Red: Andri Saubani

Video Porno Dilarang

Video Porno Dilarang

Foto: antara
Haziq ditangkap pada Jumat (14/6) di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Haziq Abdullah Abdul Aziz, yang mengklaim dia adalah salah satu dari dua orang yang ditampilkan dalam video seks viral, telah ditangkap. The Star melaporkan dia ditangkap pada Jumat (14/6) di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sekitar pukul 17.30 sore.

Pengacaranya, Ramesh Sivakumar, membenarkan penangkapan itu. "Polisi memanggil saya mengatakan bahwa Haziq berada di KLIA, tetapi ketika saya tiba di sana sekitar jam 19.20, mereka mengatakan kepada saya bahwa Bukit Aman telah membawanya masuk," katanya.

Ramesh sekarang sedang menunggu lebih banyak informasi dari polisi dan dirinya juga tidak yakin di mana Haziq dibawa. Dia menambahkan bahwa dia tidak diberitahu mengapa Haziq dijemput.

Pada  Rabu (12/6), Haziq mengunggah sebuah video di Facebook, mengakui bahwa ia adalah salah satu pria dalam video seks yang menjadi viral pada hari Selasa (11/6). Dia mengaku bersama Menteri Ekonomi Datuk Seri Azmin Ali sebagai orang lain dalam video tersebut.

Azmin membantah bahwa dia adalah orang di klip video itu dan mengatakan, bahwa ini adalah rencana untuk menghancurkan karier politiknya. Klip video kedua, yang tampaknya menunjukkan pasangan yang sama dari video viral sebelumnya, muncul pada Rabu malam.

Sementara itu Sekretaris Politik Menteri Ekonomi Muhammad Hilman Idham mengatakan pihaknya telah dilaporkan ke polisi oleh Haziq Abdullah Bin Abdul Aziz pada (13/6) yang menuduh dirinya melakukan ancaman saat pertemuan (11/6) jam 14.40 petang di Zest Coffee House, Marriot Hotel, Putrajaya. Karena itu, dirinya telah membuat satu laporan polisi di Kantor Polisi Putrajaya Jumat (14/6) kira-kira jam 12.30 terkait laporan tersebut yang merupakan laporan palsu serta merupakan fitnah kriminal atas dirinya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA