Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Inggris: Rusia Harus Bekerja Sama Penuh dalam Kasus MH17

Kamis 20 Jun 2019 12:07 WIB

Red: Ani Nursalikah

 Pemerintah Rusia menolak bertanggung jawab atas tragedi MH17.

Pemerintah Rusia menolak bertanggung jawab atas tragedi MH17.

Foto: abc news
Jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 menewaskan 298 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris mengatakan, Rusia harus bekerja sama penuh dalam penuntutan tiga warga Rusia dan satu Ukraina karena menembak jatuh pesawat Malaysia Airlines MH17 di wilayah udara Ukraina Timur pada Juli 2014. Insiden tersebut menewaskan 298 orang, termasuk 10 warga Inggris.

Satu tim penyelidik di Belanda dengan tugas menetapkan tanggung-jawab pidana bagi jatuhnya pesawat tersebut menyebutkan empat tersangka pada Rabu (19/6). "Federasi Rusia sekarang harus bekerja sama secara penuh dalam penuntutan itu dan memberikan bantuan yang diminta," kata Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt, Rabu.

Ia menambahkan tuntutan yang diajukan terhadap orang-orang tersebut memperlihatkan masyarakat internasional bersatu dalam menghadapi kekebalan mereka yang bertanggung-jawab atas pembunuhan 298 orang yang tidak bersalah. Tiga warga Rusia dan satu warga Ukraina akan menghadapi tuduhan pembunuhan dalam jatuhnya pesawat MH17 Malaysia Airlines pada Juli 2014 di wilayah Ukraina Timur. Jatuhnya MH17 menewaskan 298 orang.

Pengadilan ketiganya akan dimulai di Belanda Maret mendatang. Namun, para tersangka tampaknya akan diadili dalam pengadilan tanpa kehadiran terdakwa.

Baca Juga

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA