Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Sabtu, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 Februari 2019

Israel Hentikan Pembangunan Rumah Warga Palestina

Senin 14 Jan 2019 21:30 WIB

Red: Nur Aini

Polisi Perbatasan Israel bersiaga pada peringatan 70 tahun hari Nakba (hari di mana warga Palestina diusir secara besar-besaran oleh Israel) di Ramallah, Tepi Barat Palestina, Selasa (15/5)

Polisi Perbatasan Israel bersiaga pada peringatan 70 tahun hari Nakba (hari di mana warga Palestina diusir secara besar-besaran oleh Israel) di Ramallah, Tepi Barat Palestina, Selasa (15/5)

Foto: Mohamad Torokman/Reuters
Pasukan Israel menyerbu permukiman Al-Jawaya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT -- Pasukan Israel pada Senin (14/1) memerintahkan dihentikannya pendirian bangunan milik warga Palestina di Kota Kecil Yatta di bagian selatan Tepi Barat Sungai Jordan.

Rateb Jabour, dari Komite Anti-Permukiman, mengatakan kepada Kantor Berita Palestina, WAFA, pasukan Israel menyerbu Permukiman Al-Jawaya di sebelah timur Yatta. Mereka memerintahkan dua warga agar menghentikan pembangunan satu rumah, satu sumur air, dan satu kandang hewan.

Penguasa Israel menolak untuk memberi izin pendirian bangunan oleh orang Palestina di Daerah C, yang merupakan 60 persen wilayah Tepi Barat  yang diduduki dan berada dalam kekuasaan penuh militer Israel. Kebijakan itu memaksa warga untuk membangun rumah tanpa izin untuk menyediakan tempat berteduh buat keluarga mereka.

Sebaliknya, Israel dengan mudah memfasilitasi dan mendorong pembangunan permukiman serta pertumbuhan di Daerah C. Israel berusaha mencaplok wilayah tersebut.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB