Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Sejarah Hari Ini: Apollo 10 Sampai ke Bulan

Rabu 22 May 2019 07:13 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Ani Nursalikah

Sebuah satelit mengambil gambar permukaan bulan (ilustrasi)

Sebuah satelit mengambil gambar permukaan bulan (ilustrasi)

Dua astronaut AS berada dekat ke bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pada 22 Mei 1968, dua astronaut Amerika Serikat (AS) di atas kapal Apollo 10 dalam perjalanan kembali ke kapal induk mereka. Hal itu terjadi setelah modul bulan mencapai jarak delapan mil laut (14 Km) dari permukaan bulan.

Kolonel Thomas Stafford dan Komandan Eugene Cernan melakukan latihan untuk pendaratan di bulan yang direncanakan musim panas kala itu. Keduanya berada di modul lunar (LM) yang dijuluki Snoopy.

Kini akan bergabung kembali dengan modul perintah (alias Charlie Brown) yang dikemudikan oleh Komandan John Young 50 mil (80 Km) di atas Bulan.

Dua angkasawan itu nantinya datang lebih dekat daripada manusia mana pun yang menyentuh ke benda angkasa. "Snoopy" membuat dua lintasan melewati situs pendaratan yang direncanakan untuk Apollo 11 sebelum membuat pertemuan yang sukses dengan "Charlie Brown".

Setelah penyisiran pertama dengan kecepatan suara enam kali lipat, Kolonel Stafford mengatakan, ia telah mengambil begitu banyak foto hingga dia khawatir kamera macet saat mencoba mengganti film.

"Kami baru saja melihat bumi. Bumi muncul di tepi cakrawala bulan, dan itu luar biasa," ujar Stafford seperti dikutip BBC History, Rabu (22/3).

Jika misi gagal mengembalikan tembakan dari lokasi pendaratan, maka akan menjadi pukulan serius bagi perencana Apollo.  Mereka ingin memastikan astronaut Neil Armstrong dan Buzz Aldrin memiliki pendaratan yang aman Juli ini di Apollo 11.

Kendati demikian, Stafford berhasil mendapatkan pandangan yang baik tentang permukaan. Menurutnya, permukaan di bulan sangat halus, seperti tanah liat basah.

Komandan Cernan kemudian melaporkan ke Houston: "Kami baru saja melihat bumi, bumi muncul di tepi cakrawala bulan, dan itu luar biasa. Akan menyenangkan untuk berada di sini lebih sering," katanya.

Apollo 10 diluncurkan empat hari sebelumnya dari Cape Kennedy. Hal ini adalah peluncuran Apollo berawak keempat dalam tujuh bulan. Diharapkan misi akan membawa kembali banyak warna dan gambar bergerak bulan dan pemandangan Bumi.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA