Selasa 06 Nov 2018 19:04 WIB

Kasus Khashoggi, Ada Upaya Perusakan CCTV Konsulat Saudi

Pembunuhan Khashoggi dilakukan secara terencana.

Rep: Lintar Satria/Ideal/ Red: Teguh Firmansyah
Jamal Khashoggi
Foto: Metafora Production via AP
Jamal Khashoggi

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Media massa Turki melaporkan staf kantor konsulat Arab Saudi di Istanbul mencoba membongkar kamera keamanan yang bisa membantu mengungkapkan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Seperti dilansir dari Aljazirah, Selasa (6/11) surat kabar pro-pemerintah Sabah melaporan staf konsulat Arab Saudi mencoba melepaskan kamera yang berada di dalam kantor konsulat.

Percobaan pembongkaran CCTV dilakukan beberapa hari setelah Khashoggi memasuki kantor konsulat tersebut. Mereka juga dilaporkan mencoba mengutak-atik kamera yang terletak di pos polisi di luar kantor tersebut.

Khashoggi, mantan penulis kolom di surat kabar Amerika, Washington Post dan kritikus pemerintahan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman dinyatakan hilang dan dibunuh pada 2 Oktober lalu. Sampai saat ini jenazah Khashoggi belum ditemukan.

Baca juga, Ini Detik-Detik Hilangnya Khashoggi di Konsulat Saudi.

Menurut Sabah, pada 6 Oktober lalu pada jam 01.00 waktu setempat, sejumlah staf konsulat Arab Saudi keluar dari gedung tempat mereka bekerja. Mereka memasuki pos polisi yang berada di luar gedung konsulat untuk mengakses sistem kamera di pos tersebut.

Sabah melaporkan para staf memasukan kode digital ke dalam sistem kamera video. Kode itu tidak merusak kamera tapi kode itu mencegah akses masuk yang menunjukan video pergerakan di gerbang kantor konsulat, termasuk saat Khashoggi memasuki gedung tersebut.

Aljazirah melaporkan upaya staf Arab Saudi tidak lagi relevan karena polisi sudah memecahkan kode dan mengakses sistem kamera video pos polisi itu. Polisi juga sudah menyalin video pergerakan masuknya Khashoggi untuk mencegah adanya upaya perusakan barang bukti.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement