Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Saturday, 11 Jumadil Akhir 1440 / 16 February 2019

Bela Saudi, ini Pembelaan Mufti Lebanon atas Kasus Khashoggi

Senin 19 Nov 2018 05:00 WIB

Red: Nashih Nashrullah

Mufti Lebanon Abdul Lathif

Mufti Lebanon Abdul Lathif

Foto: Alarabiya
Upaya menjatuhkan Saudi dinilai hanya sia-sia.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Mufti Agung Republik Lebanon Abdul Lathif Daryan menyatakan dukungan dan penghormatannya atas keterangan Kejaksaan Kerajaan Arab Saudi. Kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi membuka tabir oportunisnya sejumlah negara. 

Abdul Lathif mengatakan, pihaknya akan mendukung tiap langkah yang ditempuh kerajaan menghadapi serangan-serangan berbagai negara terhadapnya. 

“Pengadilan Saudi terhadap tiap terduga atas kematian Khashoggi harus menyelesaikan upaya-upaya politisasi dan propaganda media yang jahat,” tutur dia, seperti dilansir Alarabiya, Ahad (18/11). 

Dia menegaskan, mereka yang menyerang Saudi pada dasarnya telah menyakiti perasaan miliaran umat Islam, berbagai upaya mereka untuk menjatuhkan Saudi hanya akan sia-sia. 

“Kerajaan dengan kepemimpinan dan rakyatnya yang solid dan kesuciannya akan tetap berdiri sebagai pemimpin dunia Islam,” tutur dia. 

Sebelumnya, Kejaksaan Umum Saudi nyiapkan hukuman mati bagi lima orang otak pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, di gedung Konsulat Saudi di Istanbul. Namun, kejaksaan belum menjelaskan siapa saja lima orang tersebut. 

Dilansir dari Aljazeera, Jumat (16/11), Wakil Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi Shalan Al-Shalan mengatakan, sebanyak 21 orang telah berada dalam tahanan. Sebanyak 11 orang telah didakwa dan dirujuk ke pengadilan. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Konflik Lahan di Jambi

Jumat , 15 Feb 2019, 21:07 WIB