Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Jumat, 25 Rabiul Awwal 1441 / 22 November 2019

Houthi Serang Arab Saudi dengan Drone

Selasa 21 Mei 2019 13:36 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Nur Aini

 Houthi (ilustrasi)

Houthi (ilustrasi)

Foto: EPA/Yahya Arhab
Houthi menyasar bandara sekaligus pangkalan militer di Najran, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID, NAJRAN -- Militan houthi di yaman mengatakan mereka melancarkan bom drone ke arab saudi . Serangan yang mengincar bandara sekaligus pangkalan militer itu sudah diketahui Arab Saudi. Belum diketahui apakah ada yang terluka atau sebesar apa kerusakan serangan ini.  

Baca Juga

Serangan ke Najran dilakukan setelah Iran mengumumkan telah meningkatkan kapasitas produksi pengayaan uraniumnya empat kali lipat. Pengumuman itu dilakukan ketika ketegangan di kawasan semakin memanas karena Iran dan Amerika Serikat (AS) terus seling lempar ancaman. 

Pada Selasa (21/5), saluran berita militan Houthi yakin Al-Masirah melaporkan mereka menyerang sebuah bandara di Najran dengan menggunakan drone Qasef-2K. Serangan menghantam 'gudang senjata' Najran yang terletak diperbatasan Arab Saudi-Yaman dan sekitar 840 kilometer dari Riyadh.

Daerah itu berulang kali menjadi incaran militan Houthi yang didukung Iran. Kantor Berita Arab Saudi mengutip pernyataan juru bicara koalisi Arab Saudi di Yaman, Kolonel Turki al-Maliki yang mengatakan Houthi 'mencoba untuk menargetkan' pemukiman sipil di Najran. Tapi Al-Maliki tidak menjelaskan lebih lanjut. 

Ia memperingatkan di sana akan ada penghalau serangan semacam itu dan menggambarkan militan Houthi sebagai 'milisi teroris dari Iran'. Serangan Houthi di masa lalu memicu serangan udara koalisi Arab Saudi di Yaman yang dikritik keras masyarakat internasional karena menewaskan banyak rakyat sipil. 

Banyak bandara sipil di Timur Tengah yang juga menjadi pangkalan militer. Pada tahun lalu, surat kabar AS New York Times melaporkan analis intelijen Amereka yang berada di Najran membantu Arab Saudi dan pasukan AS Army Green Breets yang ditugaskan di sana untuk menjaga perbatasan. Pentagon dan Komandon Pusat militer AS tidak menanggapi permintaan komentar tentang hal ini. 

Pada pekan lalu, Houthi meluncurkan serangan drone terkoordinasi ke jalur pipa minyak Arab Saudi. Awal bulan ini, Uni Emirate Arab juga mengatakan empat tanker minyak mereka disabotase. Diplomat AS sudah memperingatkan Iran dapat salah mengidentifikasi maskapai komersial dan menyerangnya, sesuatu yang dibantah dengan keras oleh Teheran. 

sumber : AP
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA