Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Syekh Sudais Kecam Serangan Rudal Houthi ke Arab Saudi

Kamis 13 Jun 2019 09:37 WIB

Red: Christiyaningsih

Ketua Umum Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman as-Sudais.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman as-Sudais.

Foto: Istimewa
Ketua Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram kecam serangan ke Bandara Abha

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Abdurrahman as-Sudais, mengecam keras serangan teroris yang dilakukan oleh kelompok Houthi. Serangan itu menyasar Bandara Internasional al-Abha yang digunakan oleh ribuan orang setiap harinya.

Orang-orang sipil warga negara Saudi maupun ekspatriat dari berbagai negara menggunakan bandara tersebut setiap harinya. Serangan itu telah melukai lebih dari 26 orang.

Dia menjelaskan serangan teroris yang dilancarkan Houthi, sebagaimana yang mereka akui dan umumkan di depan publik melalui media massa mereka, merupakan pengakuan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas sasaran dan korban sipil yang dilindungi secara khusus oleh perundang-undangan dunia.

Syeikh Sudais menambahkan aksi agresif ini menunjukkan kerusakan akhlak dan keburukan niat mereka. Aksi ini juga menyingkap rencana-rencana hina mereka untuk mengincar orang-orang sipil. Sebuah pelanggaran dan pelecehan terhadap semua nilai, peraturan, dan konsensus internasional.

“Aksi teror agresif yang rendah ini tidak mungkin datang dari orang yang beragama atau membela sebuah prinsip. Tidak ditolerir oleh syariah, adat atau norma apapun. Ia tak lain merupakan perusakan di muka bumi, terorisme yang penuh dosa, dan kriminalitas yang buruk,” kata Syeikh Sudais lewat keterangan resminya.

“Kejahatan-kejahatan teroris ini semakin memperkuat tekad para pasukan kita untuk menjaga negeri dan penduduknya, juga menjaga kiblat kaum Muslimin dari siapa pun yang berniat merusak Kerajaan Saudi Arabia,” tegasnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA